Ikuti Kami
Jumat, 25 September 2026 ⚡ Versi Web
Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan

Mahasiswa KKN-T UNIMUS Dorong Tertib Adminduk melalui Sosialisasi dan Aktivasi Si D’nOK di Tlogosari Wetan

Kontributor: Devina Vashti  | Editor: Herfa Al Jihad
Jumat, 25 September 2026 | 12:53 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya
Semarang, 27 Agustus 2026 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) melalui Kelompok 11 melaksanakan program WASESA (Warga Semarang Sadar Adminduk) di Kelurahan Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Program ini berfokus pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya administrasi kependudukan sekaligus pemanfaatan layanan administrasi kependudukan berbasis digital melalui aplikasi Si D'nOK.    

 

Kegiatan yang berlangsung selama 31 Juli hingga 29 Agustus 2026 tersebut menyasar warga di RW 01 hingga RW 04 Kelurahan Tlogosari Wetan. Pelaksanaan program dilakukan melalui sosialisasi secara langsung dan pendampingan door to door untuk membantu warga memahami serta melakukan aktivasi akun Si D’nOK.  

 

Selama pelaksanaan kegiatan, Kelompok 11 KKN-T UNIMUS mencatat 332 sosialisasi dan 217 aktivasi akun Si D'nOK. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh enam mahasiswa yang dibagi menjadi dua tim agar jangkauan sosialisasi di empat RW dapat dilakukan secara lebih    

luas dan efisien.    

Sosialisasi tidak hanya dilakukan melalui kunjungan dari rumah ke rumah, tetapi juga memanfaatkan kegiatan masyarakat seperti jalan sehat dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Pendekatan tersebut memungkinkan mahasiswa menjangkau lebih banyak warga dalam waktu yang relatif singkat. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan komunikatif serta didukung dengan flyer yang berisi informasi mengenai manfaat dan langkah penggunaan aplikasi Si D’nOK.    

 

Pendekatan door to door menjadi salah satu strategi utama dalam kegiatan ini. Melalui kunjungan langsung, mahasiswa memberikan pendampingan secara personal, mulai dari pengaksesan aplikasi, pengisian data diri, verifikasi akun, hingga pengenalan fitur layanan yang tersedia. Pendekatan tersebut juga disesuaikan dengan kondisi warga, khususnya kelompok lanjut usia yang membutuhkan pendampingan lebih intensif dalam menggunakan layanan digital.  

 

Dalam pelaksanaannya, kelompok menghadapi sejumlah kendala, antara lain penolakan dari sebagian warga dan ketua RT, keterbatasan waktu warga usia produktif yang bekerja pada siang     hari, serta kesulitan kelompok lanjut usia dalam memahami penggunaan aplikasi. Kegiatan juga sempat berbenturan dengan agenda pengajian peringatan Maulid Nabi di lingkungan warga.  

 

Untuk mengatasi kendala tersebut, mahasiswa melakukan koordinasi dengan ketua RT dan RW, menyesuaikan waktu kunjungan menjadi sore, malam, atau akhir pekan, serta memberikan pendampingan secara langsung kepada warga lanjut usia dengan melibatkan anggota keluarga apabila diperlukan. Momentum kegiatan masyarakat juga dimanfaatkan sebagai sarana alternatif untuk memperluas jangkauan sosialisasi.Capaian 217 aktivasi dari 332 sosialisasi menunjukkan tingkat konversi sekitar 65 persen.    

Selain capaian kelompok, jumlah aktivasi setiap anggota juga relatif merata, yaitu berada pada kisaran 32 hingga 39 akun per mahasiswa. Hal tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada jumlah capaian, tetapi juga pada pembagian tugas dan pendampingan warga secara langsung.  

 

Melalui program WASESA, Kelompok 11 KKN-T UNIMUS berupaya mendorong masyarakat agar semakin memahami pentingnya tertib administrasi kependudukan dan mampu memanfaatkan layanan digital secara lebih mandiri. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa kombinasi sosialisasi kelompok dan pendampingan personal dapat digunakan untuk menjangkau masyarakat dengan karakteristik dan tingkat literasi digital yang beragam.    

Keberlanjutan edukasi administrasi kependudukan digital menjadi salah satu perhatian setelah kegiatan KKN-T berakhir. Pemerintah kelurahan dan pihak terkait diharapkan dapat terus melakukan sosialisasi dengan melibatkan unsur masyarakat seperti kader PKK, karang taruna, maupun relawan digital tingkat RT sehingga pendampingan, khususnya bagi kelompok lanjut usia, dapat terus berlangsung.    


 

Kontributor: Devina Vashti  | Editor: Herfa Al Jihad
Jumat, 25 September 2026 | 12:53 WIB
Tentang Kiriman Ini

Artikel ini merupakan karya pengguna yang dikirim melalui platform Distrik Banten News dan telah melalui proses moderasi. Status Kontributor tidak menunjukkan keanggotaan Redaksi maupun kewenangan untuk mewakili Distrik Banten News.

Artikel Selanjutnya

ILHAM 7S: Kreator Gaming Indonesia dengan Perjalanan Konsisten Membangun Komunitas Digital

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Krisis Membangun Ruang Digital yang Sehat

Senin, 4 Mei 2026 | 17:31 WIB
↑ Kembali ke atas
Mahasiswa KKN-T UNIMUS Dorong Tertib Adminduk melalui Sosialisasi dan Aktivasi Si D’nOK di Tlogosari Wetan

Bagikan artikel ini melalui