“Untuk itu kita juga dorong perbaikan infrastruktur sebagai daya dukung penunjang RS Adhyaksa itu,” ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menambahkan, banyak fasilitas penunjang di dalam Kawasan ini, seperti untuk penunjang teaching hospital disiapkan ruang belajar yang representatif, auditorium, perpustakaan, ruang arsip serta fasilitas mess putra dan putri yang sedang melaksanakan Koass.
“Kita sudah bisa menerima para calon dokter umum dan spesialis untuk melakukan praktik di sini yang biasanya itu selama dua tahun. Termasuk juga, kata Ati, ada tambahan ruang duka atau otopsi bagi Koass dokter spesialis forensik,” ujarnya.
Dikatakan Ati, jika tidak ada kendala tahun depan akan ada tambahan layanan pembangunan ruang radioterapi bagi penderita kanker yang saat ini jumlahnya cukup banyak. Radioterapi merupakan salah satu mekanisme terapi penyembuhan kanker selain Kemoterapi.
Selama ini, lanjutnya, masyarakat Banten biasanya harus ke RS Cipto Mangunkusumo atau RS Dharmais untuk terapi itu. Kedepan, mudah-mudahan itu sudah bisa dipenuhi, karena Pembangunan ruangannya(bangker) akan dilakukan di anggaran murni 2024 sedangkan Alatnya akan mendapatkan bantuan dari Kemenkes pada akhir tahun 2024.
“Mudah-mudahan tahun 2025 sudah bisa dioperasikan,” pungkas Ati.
Red