Selasa, 22 September 2026

Kecamatan Purwakarta Didorong Jadi Argowisata

BAGIKAN:
Kecamatan Purwakarta Didorong Jadi Argowisata
0
Kecamatan Purwakarta Didorong Jadi Argowisata


DBN - CILEGON

Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, didorong untuk menjadi kawasan agrowisata atau wisata berbasis pertanian. 
Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta saat memanen cabai di lahan seluas 1.000 meter persegi milik warga di Linkungan Panasepan, Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta, Rabu 11 Januari 2023.
Dalam kesempatan itu, Sanuji mengatakan bahwa cabai merupakan salah satu komoditas bahan pangan yang menjadi penyumbang inflasi. "Untuk menahan laju infalsi, maka kita harus mendorong terus para petani cabai, jadikan wilayah Purwakarta ini sebagai pusat cabai," ungkapnya. 
Menurut sanuji, Kecamatan Purwakarta merupakan salah satu wilayah di Kota Cilegon yang sangat berpotensi untuk dijadikan wisata pertanian.
 "Wilayah Purwakarta memang sangat cocok untuk pertanian sekaligus dapat dijadikan sebagai wisata pertanian. Sebelumnya kita juga pernah panen melon di pesantren Bani Qomar dimana hasil yang didapat juga sangat bagus," ucapnya.
Menurutnya, ada banyak komoditas bahan pangan yang bisa dikembangkan di Purwakarta. "Selain cabai dan melon ada juga padi, kacang tanah, kacang panjang dan beberapa jenis lainnya. Jadi Kecamatan Purwakarta ini memang sangat cocok untuk pertanian dan lahan yang kosong juga masih banyak yang tersedia," ungkapnya.
Sanuji menambahkan jika Pemerintah Kota Cilegon sangat mendukung eksistensi para petani. Oleh karenanya kedepan pihaknya akan terus mendorong kecamatan dan kelurahan untuk membina para petani. "Termasuk petani cabai ini. Ke depan kita dorong untuk diperbanyak," jelasnya.
Sementara itu, Marjawi selaku petani cabai di Purwakarta mengatakan bahwa kendala yang dialaminya selama menanam cabai adalah ketersediaan air Dan pupuk. "Selain itu tidak ada kendala, " katanya. 
Marjawi mengaku butuh waktu sekira 75 hari sejak menanam hingga panen. Sekali panen, ia bisa menghasilkan hingga 50 Kg. 
"Untuk menjual hasil panen ini juga tidak begitu sulit, pembelinya langsung datang dan memetik sendiri. Alhamdulillah saat ini permintaannya begitu banyak," pungkasnya.
Laporan MEDI
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Panen Bawang Merah Bersama Danrem 064/MY dan Para Petani
Artikel Selanjutnya

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Panen Bawang Merah Bersama Danrem 064/MY dan Para Petani

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 11 Januari 2023, 11:13 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Lapas Bandanaira Perkuat Kesiapsiagaan Bencana bersama SAR dan PLN

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Tutup Rangkaian Porsenap dengan Senam Bersama

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Perbaikan Jalan di Kota Serang: Sudahkah Menyentuh Kebutuhan Masyarakat?

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 11 Mei 2026 | 15:09 WIB

Rutan Marabahan Perkuat Komitmen Bersih Halinar Melalui Ikrar Bersama dan Razia Gabungan Bersama APH

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Jumat, 8 Mei 2026 | 14:37 WIB

Tanggap Bencana: Bupati Arfak Langsung ke Lokasi Banjir-Longsor

Konten Redaksi Rabu, 6 Mei 2026 | 14:11 WIB

Kepala Rutan Manna Ikuti Assessment Kompetensi di Ditjenpas Jakarta

Konten Redaksi Sabtu, 2 Mei 2026 | 14:01 WIB