Kamis, 8 Oktober 2026

Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Produktif, Lapas Bandanaira Bekali Warga Binaan Keterampilan Bertani

BAGIKAN:
Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Produktif, Lapas Bandanaira Bek...
0
Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Produktif, Lapas Bandanaira Bekali Warga Binaan Keterampilan Bertani

‎Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira terus perkuat upaya pembinaan produktif dengan memanfaatkan potensi lahan yang tersedia di lingkungan Lapas untuk kegiatan pertanian. Program ini dirancang sebagai langkah strategis dalam mendorong kemandirian Warga Binaan melalui keterampilan praktis. 
‎
‎Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan tidur bukan hanya sebagai sarana bercocok tanam, tetapi juga sebagai media asimilasi dan edukasi.
‎
‎"Kami manfaatkan lahan tidur sebagai sarana pelatihan bercocok tanam. Tujuannya agar Warga Binaan memiliki kesadaran untuk menjadi produktif dengan cara positif, sehingga kelak memiliki bekal keterampilan dan pengetahuan saat kembali ke masyarakat," ungkapnya, Sabtu (11/4). 
‎
‎Rustam menambahkan, program pembinaan berbasis pertanian tidak hanya bertujuan memberikan pelatihan teknis, tetapi juga menjadi media rehabilitasi yang efektif dalam membangun rasa tanggung jawab, kemandirian, dan kepercayaan diri bagi Warga Binaan.
‎
‎Sementara itu, Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menegaskan program ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan sebagai bentuk implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
‎
‎"Kegiatan ini tidak sekadar mengisi waktu luang Warga Binaan, tetapi menjadi sarana pembelajaran yang membekali mereka dengan keterampilan nyata. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi modal utama saat mereka kembali dan berkontribusi di tengah masyarakat," harapnya. 
‎
‎Selain memberikan dampak positif pada pembinaan Warga Binaan, program ini juga menjadi bagian dari strategi Lapas Bandanaira dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif diharapkan mampu menghasilkan komoditas pangan yang dapat digunakan untuk kebutuhan internal Lapas serta mengurangi ketergantungan pada pasokan eksternal. (Humas/LT)

Jerih Payah yang Ternoda: Ketika TPG Guru Masih Dipotong “Biaya Tak Resmi”
Artikel Selanjutnya

Jerih Payah yang Ternoda: Ketika TPG Guru Masih Dipotong “Biaya Tak Resmi”

Humas Bandanaira
Diterbitkan: 11 April 2026, 17:50 WIB · Diperbarui: 11 April 2026, 18:07 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Siswa MIS Ar-Raudhotun Nur Kenal Sejarah dan Budaya Garut Lewat Kunjungan Perpustakaan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 7 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Indeks Integritas Pendidikan Banten Naik, Wagub Dimyati Bidik Level Adaptif

Konten Redaksi Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Aksi Nyata GASPOL UNESA: Belajar Gradien Menggunakan Desain Rampa

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 6 Oktober 2026 | 12:42 WIB

SDN Tapos 1 Cadasari Berbenah, Revitalisasi Telan Anggaran Rp888 Juta

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 01:18 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat di Lebak, Andra Soni Dorong Siswa Kejar Cita-cita

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 21:10 WIB

Florencia Kirana Wilman: Bukti bahwa Siswi SMK Juga Bisa Berprestasi

Konten dari Pengguna Cerita Rabu, 30 September 2026 | 04:17 WIB

Cegah Tawuran dan Narkoba, Polsek Pamarayan Beri Edukasi kepada 650 Pelajar

Konten Redaksi Selasa, 29 September 2026 | 11:30 WIB

Quizizz Mission: Inovasi Ulangan Harian Berbasis Stimulus untuk Mendukung Pembelajaran Berkualitas di Kelas X MPLB

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 26 September 2026 | 02:13 WIB