Kamis, 15 Oktober 2026

Program Pendidikan dan Kesehatan Banten Jadi Rujukan Peserta PKN II Kemendagri

BAGIKAN:
Program Pendidikan dan Kesehatan Banten Jadi Rujukan Peserta...
0
Program Pendidikan dan Kesehatan Banten Jadi Rujukan Peserta PKN II Kemendagri

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menjadi lokasi Visitasi Kepemimpinan Nasional bagi 50 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXXIV Tahun 2026 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan berbagai instansi daerah. Kunjungan ini berfokus pada pembelajaran praktik kebijakan pendidikan dan kesehatan di Banten.

Gubernur Banten Andra Soni menerima rombongan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis (15/10/2026).

Plt. Kepala BPSDM Kemendagri, Andi Ony Prihartono, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan menggali praktik baik yang dapat diadaptasi peserta di instansi masing-masing.

“Kami ingin belajar dan mengadopsi praktik-praktik terbaik di Provinsi Banten, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Andra Soni menyambut baik kunjungan tersebut sebagai kesempatan berbagi pengalaman sekaligus mengevaluasi program pembangunan daerah.

Di sektor pendidikan, Pemprov Banten menjalankan Program Sekolah Gratis, membangun tujuh unit sekolah baru dengan daya tampung 1.356 siswa, serta mengembangkan sekolah unggul dan tujuh Sekolah Rakyat untuk memperluas akses pendidikan.

Sementara di sektor kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Banten pada 2025 mencapai 98 persen, dengan tingkat keaktifan 80 persen. Pemerintah daerah juga memperkuat fasilitas rujukan serta mengembangkan layanan klinik keliling dan telemedisin untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang sulit diakses.

“Prinsip pembangunan Banten adalah adil dan merata. Karena itu, penguatan layanan kesehatan perlu berjalan seiring dengan perluasan akses, peningkatan kualitas, dan pemerataan fasilitas,” tegas Andra Soni.

Visitasi yang berlangsung pada 15–17 Oktober 2026 ini diharapkan memperkuat pertukaran gagasan dan kapasitas kepemimpinan guna mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Mengapa Kita Beralih dari Radio ke Spotify? Mahasiswa Komunikasi Berbagi Wawasan ke Maba
Artikel Selanjutnya

Mengapa Kita Beralih dari Radio ke Spotify? Mahasiswa Komunikasi Berbagi Wawasan ke Maba

Diterbitkan: 15 Oktober 2026, 21:07 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Mengapa Kita Beralih dari Radio ke Spotify? Mahasiswa Komunikasi Berbagi Wawasan ke Maba

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Menanam Cinta Al-Qur’an Sejak Dini, MIS Ar-Raudhotun Nur Perkuat Program Unggulan Tahfidz

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Siswa Kelas V dan VI MIS Ar-Raudhotun Nur Ikuti Survei KBC, Suarakan Pengalaman Belajar di Madrasah

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:03 WIB

MIS Ar-Raudhotun Nur Ikuti Survei Sahabat KBC Batch 1 untuk Evaluasi Kurikulum Berbasis Cinta

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:51 WIB

Pengabdian Guru PAUD dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Mengapa AI di Kampus Tidak Harus Ditakuti, tetapi Harus Dipahami

Konten dari Pengguna Opini Kamis, 8 Oktober 2026 | 12:02 WIB

MIS Ar-Raudhotun Nur Perkuat Literasi Membaca Siswa di Perpustakaan Garut

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 7 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Siswa MIS Ar-Raudhotun Nur Kenal Sejarah dan Budaya Garut Lewat Kunjungan Perpustakaan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 7 Oktober 2026 | 09:24 WIB