Minggu, 11 Oktober 2026

MIS Ar-Raudhotun Nur Perkuat Literasi Membaca Siswa di Perpustakaan Garut

BAGIKAN:
MIS Ar-Raudhotun Nur Perkuat Literasi Membaca Siswa di Perpu...
0
MIS Ar-Raudhotun Nur Perkuat Literasi Membaca Siswa di Perpustakaan Garut
Kegiatan Siswa dalam meningkatkan kemampuan Literasi Membaca. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Garut, 06 Oktober 2026 — Upaya meningkatkan dan memperkuat kemampuan literasi membaca terus dilakukan MIS Ar-Raudhotun Nur. Salah satunya melalui kunjungan edukatif siswa kelas IV dan V ke Perpustakaan Umum Kabupaten Garut yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Garut (DISPUSIP). Kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bagi siswa untuk mengenal lebih dekat dunia membaca, menemukan berbagai informasi, serta menumbuhkan kesadaran bahwa literasi merupakan bekal penting dalam kehidupan.

Bagi madrasah, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca tulisan. Literasi juga menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan memahami informasi, membaca situasi, berpikir kritis, serta menentukan sikap dan keputusan secara tepat. Karena itu, madrasah memiliki tanggung jawab menghadirkan lingkungan yang mampu menjadi rumah belajar yang layak dan tepat bagi tumbuhnya kompetensi siswa.

Kunjungan ke perpustakaan memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi langsung dengan berbagai sumber bacaan. Siswa dapat memilih bahan bacaan sesuai dengan ketertarikan mereka sekaligus menikmati suasana membaca yang berbeda dari pembelajaran di kelas. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membangun pemahaman bahwa membaca bukan kegiatan yang membosankan, tetapi aktivitas yang dapat memberikan pengetahuan, inspirasi, dan wawasan baru.

Guru kelas IV MIS Ar-Raudhotun Nur, Ai Nia Rahma, S.Pd., yang turut mendampingi kegiatan, menyampaikan bahwa setiap siswa perlu menunjukkan sisi positif dalam bidang literasi. Menurutnya, kemampuan membaca dan memahami informasi menjadi bekal penting untuk menjaga siswa dari ketidaktahuan.

“Semua siswa harus mampu menunjukkan sisi positif dalam hal literasi. Membaca bukan hanya tentang mengetahui isi sebuah buku, tetapi bagaimana siswa mampu menjaga dirinya sendiri dari gelapnya kebodohan. Dengan literasi yang kuat, siswa memiliki bekal untuk memahami sesuatu sebelum menentukan sikap,” ujar Ai Nia.

Ai Nia menambahkan bahwa kemampuan literasi juga perlu diarahkan pada kemampuan siswa dalam membaca situasi dan kondisi di lingkungan sekitar agar tidak salah dalam mengambil keputusan.

“Yang kami harapkan bukan hanya anak-anak lancar membaca, tetapi juga mampu membaca situasi dan kondisi. Mereka harus belajar memahami apa yang terjadi di sekitarnya agar tidak salah dalam melangkah dan mengambil sebuah keputusan,” lanjutnya.

Menurut Ai Nia, kunjungan tersebut menjadi momentum berharga karena siswa dapat mengekspresikan diri melalui dunia membaca. Siswa diberikan ruang untuk memilih bacaan yang disukai dan merasakan bahwa membaca dapat dilakukan dengan suasana yang menyenangkan.

Kepala MIS Ar-Raudhotun Nur, Mutiara Selandiana Effendi, S.Pd., Gr., yang turut mendampingi kegiatan, menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kebahagiaan dalam proses pendidikan. Salah satu bentuk kebahagiaan tersebut dapat hadir melalui pengalaman belajar yang baru.

“Setiap anak berhak bahagia. Salah satu bentuk kebahagiaan yang harus mereka dapatkan adalah pengalaman belajar yang baru. Kunjungan ke perpustakaan ini menjadi bukti madrasah terus berupaya meningkatkan kemampuan siswa, khususnya dalam hal literasi,” tegas Mutiara.

Melalui kegiatan tersebut, MIS Ar-Raudhotun Nur menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi. Pengalaman mengunjungi perpustakaan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi awal tumbuhnya kebiasaan membaca, rasa ingin tahu, dan kemampuan siswa memahami dunia melalui pengetahuan.

Siswa MIS Ar-Raudhotun Nur Kenal Sejarah dan Budaya Garut Lewat Kunjungan Perpustakaan
Artikel Selanjutnya

Siswa MIS Ar-Raudhotun Nur Kenal Sejarah dan Budaya Garut Lewat Kunjungan Perpustakaan

Kontributor: KABAR AR-RAUDHOTUN NUR
Diterbitkan: 7 Oktober 2026, 10:02 WIB · Diperbarui: 10 Oktober 2026, 13:49 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Pengabdian Guru PAUD dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Mengapa AI di Kampus Tidak Harus Ditakuti, tetapi Harus Dipahami

Konten dari Pengguna Opini Kamis, 8 Oktober 2026 | 12:02 WIB

MIS Ar-Raudhotun Nur Perkuat Literasi Membaca Siswa di Perpustakaan Garut

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 7 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Siswa MIS Ar-Raudhotun Nur Kenal Sejarah dan Budaya Garut Lewat Kunjungan Perpustakaan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 7 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Indeks Integritas Pendidikan Banten Naik, Wagub Dimyati Bidik Level Adaptif

Konten Redaksi Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Aksi Nyata GASPOL UNESA: Belajar Gradien Menggunakan Desain Rampa

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 6 Oktober 2026 | 12:42 WIB

SDN Tapos 1 Cadasari Berbenah, Revitalisasi Telan Anggaran Rp888 Juta

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 01:18 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat di Lebak, Andra Soni Dorong Siswa Kejar Cita-cita

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 21:10 WIB