Jumat, 10 Juli 2026
Login Kirim Tulisan
Konten dari Pengguna

AYAH, Bolehkah Aku Membeli Waktumu?

BAGIKAN:
AYAH, Bolehkah Aku Membeli Waktumu?
0
AYAH, Bolehkah Aku Membeli Waktumu?
Iklan

Waktu seolah berhenti.

Gibran menatap celengan itu, lalu menatap Raka. Ada sesuatu di mata anak itu—sesuatu yang seharusnya belum dimiliki oleh anak usia lima tahun.

“Raka… maksudnya apa?” suara Gibran melemah.

Raka menggenggam ujung baju ayahnya.

“Kata Ayah, kerja itu buat cari uang, kan? Supaya Raka senang…” ucapnya perlahan. “Tapi Raka lebih senang kalau Ayah ada di rumah… main sama Raka.”

Gibran membeku.

“Kalau uangnya kurang, Raka nabung lagi nanti… yang penting Ayah jangan kerja terus…”

Suara kecil itu terdengar begitu jujur. Begitu tulus. Tanpa tuntutan. Tanpa marah.

Namun justru itulah yang membuat hati Gibran terasa diremas.

Iklan
Puisi Terbaru Imron Ramadhan yang Mungkin Dapat Menggambarkan Perasaanmu
Artikel Selanjutnya

Puisi Terbaru Imron Ramadhan yang Mungkin Dapat Menggambarkan Perasaanmu

Artikel ini merupakan tanggung jawab kontributor dan tidak mencerminkan pandangan redaksi distrikbantennews.com.
Iklan
Iklan
Kontributor: Insan Faisal Ibrahim
Diterbitkan: 7 April 2026, 14:20 WIB · Diperbarui: 8 April 2026, 02:36 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE