Gubernur Andra Soni Dorong Petani dan Nelayan Banten Kuasai Teknologi untuk Ketahanan Pangan
Capaian ini sejalan dengan keberhasilan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) yang selama enam tahun berturut-turut menempatkan Banten dalam kategori daerah sangat tahan pangan.
“Begitu juga tingkat kesejahteraan petani Banten cukup baik, yang diukur dengan Nilai Tukar Petani (NTP) dalam dua tahun terakhir ini cukup tinggi,” katanya.
Ketua KTNA Provinsi Banten, Oong Sahroni, menambahkan bahwa PEDA KTNA 2025 menghadirkan beragam rangkaian kegiatan mulai dari inovasi teknologi, pertemuan petani sukses, hingga studi banding. Menurutnya, forum ini menjadi ruang komunikasi penting antar petani dan pelaku usaha tani.
“KTNA banyak memberikan kontribusi dalam pembangunan sektor pertanian. Dengan dukungan penuh Gubernur Banten, kami akan terus mendorong sektor pertanian menjadi program unggulan di Provinsi Banten,” tegas Oong.
Ia pun berpesan kepada seluruh petani agar tidak menyerah dalam memperjuangkan kesejahteraan diri, keluarga, masyarakat, dan daerah.
PEDA KTNA 2025 diikuti sekitar 426 peserta dari seluruh daerah di Provinsi Banten. Masing-masing kontingen membawa inovasi pertanian yang diharapkan dapat dikembangkan lebih luas untuk meningkatkan produksi dan daya saing sektor pertanian Banten.