Ikuti Kami
Rabu, 8 Juli 2026 Versi Web

Gubernur Andra Soni Dorong Petani dan Nelayan Banten Kuasai Teknologi untuk Ketahanan Pangan

Penulis: Siska Mawita
Sabtu, 27 September 2025 | 21:34 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

CILEGON – Gubernur Banten Andra Soni mendorong seluruh peserta kontingen pada Pekan Daerah Kelompok Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) Provinsi Banten 2025 untuk terus mengelaborasi perkembangan teknologi demi memajukan sektor pertanian. Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri acara PEDA KTNA 2025 di Alun-Alun Kota Cilegon, Sabtu (27/9/2025).

Agenda PEDA KTNA berlangsung sejak 26 hingga 30 September 2025 dengan mengusung tema “Mewujudkan Petani dan Nelayan Banten yang Maju, Mandiri, dan Modern Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan.”

Menurut Andra Soni, penerapan teknologi dalam pertanian mampu memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan hasil produksi pasca panen. “Untuk itu, penggunaan teknologi yang sudah dilakukan harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, forum PEDA KTNA menjadi wadah interaksi strategis antara petani, nelayan, petani hutan, penyuluh pertanian, pengusaha, hingga pemerintah daerah. Melalui forum ini, mereka dapat bertukar informasi, inovasi teknologi, dan pengalaman dalam mendorong pembangunan pertanian, perikanan, dan kehutanan.

“Diharapkan kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan produktivitas pertanian, mewujudkan ketahanan pangan, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten,” ujarnya.

Andra Soni juga menekankan bahwa peningkatan produktivitas pertanian selaras dengan Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto. Sinergi lintas sektor menjadi kunci, melibatkan pemerintah daerah, KTNA, pelaku usaha agrobisnis, kelompok tani, penyuluh, hingga lembaga keuangan dan retail modern.

“Pada tahun 2024, kontribusi sektor pertanian mencapai 5,72 persen dari total PDRB menurut lapangan usaha di Provinsi Banten,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid mengungkapkan bahwa pada 2024 Banten menempati peringkat ke-9 sebagai provinsi penghasil beras nasional. Pada 2025, posisi tersebut naik menjadi peringkat ke-8.

Penulis: Siska Mawita
Sabtu, 27 September 2025 | 21:34 WIB
Artikel Selanjutnya

DPD KWRI Banten Gaungkan Peran Pers dalam Sukseskan Program “Bang Andra”

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Gubernur Andra Soni Dorong Petani dan Nelayan Banten Kuasai Teknologi untuk Ketahanan Pangan

Bagikan artikel ini melalui