Kepala Rutan Manna Ikuti Assessment Kompetensi di Ditjenpas Jakarta
DISTRIKBANTENNEWS.COM, Jakarta - Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna, Hannibal, mengikuti kegiatan assessment di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis lalu (30/4/2026) di Jakarta.
Assessment tersebut digelar di Gedung Graha Bhakti Pemasyarakatan Lantai 6, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Para Kepala UPT Pemasyarakatan dari seluruh Indonesia turut menjadi peserta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pemetaan kompetensi pejabat di lingkungan Pemasyarakatan. Tim Penilai dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan hadir langsung untuk melakukan penilaian.
Rangkaian assessment meliputi penilaian kompetensi manajerial, sosial kultural, dan teknis sesuai standar jabatan. Peserta juga mendapat pendalaman materi kebijakan strategis Pemasyarakatan.
Materi lain yang diberikan adalah penguatan integritas serta implementasi “15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan”.
Komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani juga dibahas. Usai mengikuti assessment, Kepala Rutan Manna, Hannibal, menyampaikan komitmennya.
"Assessment ini menjadi sarana introspeksi dan evaluasi diri bagi saya sebagai pimpinan. Hasilnya akan menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan, profesionalitas, dan akuntabilitas dalam memimpin Rutan Manna," ujarnya. Hannibal juga menegaskan bahwa seluruh arahan dan hasil dari assessment akan segera ditindaklanjuti di satuan kerja.
"Komitmen kami jelas, membawa Rutan Manna menjadi UPT yang berintegritas, melayani, dan mendukung penuh implementasi 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan," tutup Hannibal.
Kegiatan assessment berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat. Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembinaan karir dan penempatan jabatan di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Melalui assessment ini, diharapkan seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan memiliki standar kompetensi yang sama. Tujuannya untuk mewujudkan organisasi yang profesional, akuntabel, dan berkinerja tinggi.
***