TANGERANG SELATAN – Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi penyelenggaraan Karya Kreatif Banten yang dinilai menjadi salah satu upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas. Melalui kegiatan ini, produk lokal, termasuk tenun Baduy, diharapkan semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.
Apresiasi tersebut disampaikan Andra Soni setelah menyaksikan peragaan busana atau fashion show Karya Kreatif Banten di Bintaro Jaya Xchange Mall, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Andra Soni, kegiatan yang rutin digelar Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten tersebut menjadi sarana kurasi dan promosi produk UMKM agar memiliki daya saing lebih luas.
“Kami mengapresiasi kegiatan Karya Kreatif Banten yang alhamdulillah rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten. Ini adalah salah satu upaya mengkurasi UMKM kita agar bisa tampil di ajang bergengsi seperti ini,” ujar Andra Soni.
Ia menilai beragam desain yang ditampilkan menunjukkan potensi besar produk kreatif lokal. Salah satu yang menjadi perhatian adalah inovasi penggunaan tenun Baduy dalam berbagai produk fesyen.
Andra Soni berharap pengembangan tenun Baduy tidak hanya memperkuat sektor UMKM, tetapi juga mendukung promosi pariwisata Banten. Kekayaan budaya daerah tersebut dinilai dapat menjadi identitas yang menarik perhatian pasar lebih luas.
“Niat baik dari acara ini adalah bagaimana UMKM kita bisa naik kelas sekaligus mendukung pariwisata daerah, dengan menjadikan tenun Baduy sebagai ikon,” katanya.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, turut mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai wadah untuk memperkenalkan kreativitas desainer lokal, khususnya generasi muda.