Senin, 24 Agustus 2026
Official - Lapas Kelas III Bandanaira

Bangun Kepribadian Warga Binaan, Lapas Bandanaira Perkuat Pembinaan Kerohanian

BAGIKAN:
Bangun Kepribadian Warga Binaan, Lapas Bandanaira Perkuat Pe...
0
Bangun Kepribadian Warga Binaan, Lapas Bandanaira Perkuat Pembinaan Kerohanian
Iklan

Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira perkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan melalui pembinaan kerohanian. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (24/8) tersebut bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banda untuk perkuat keimanan dan ketakwaan sekaligus mendorong perubahan positif selama jalani pembinaan.

‎Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KUA Banda yang telah mendukung pelaksanaan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan. 

‎"Dukungan dari KUA Banda sangat berarti bagi kami. Pembinaan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam membantu Warga Binaan menguatkan iman, menemukan harapan, dan mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ucap Samad. 

‎Pada kesempatan itu, pembinaan kerohanian dilaksanakan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Warga Binaan beragama Islam mengikuti ceramah keagamaan di Musala At-Taubah bersama Ustaz Saleh Saad Minggu. Dalam ceramahnya, Ustaz Saleh mengajak Warga Binaan untuk semakin dekat dengan Al-Qur'an serta menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. 

‎"Jadikan Al-Qur'an sebagai sahabat di dunia, agar kelak ia menjadi jalan yang mempertemukan kita dengan keluarga di dunia dan menjadi pemberi syafaat di akhirat," ungkapnya. 

‎Sementara itu, Warga Binaan beragama Kristen mengikuti ibadah buka usbu di gereja ebenhaezer yang dipimpin petugas jaga, Teo Christopher Rupidara. Ibadah tersebut diisi dengan renungan yang bersumber dari Kitab Roma 7:28-29, dengan pesan utama agar Warga Binaan senantiasa menaruh harapan dan mengandalkan Tuhan dalam setiap proses kehidupan.

‎Melalui renungan tersebut, Teo mengingatkan bahwa setiap orang dapat menghadapi pergumulan, keterbatasan, dan kelemahan dalam perjalanan hidup. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk menyerah. Sebaliknya, setiap tantangan dapat menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperbaiki kehidupan.

‎"Melalui ibadah buka usbu ini, mari kita menjadikan Tuhan sebagai sumber kekuatan. Jangan melihat masa lalu sebagai alasan untuk berhenti berubah, tetapi jadikan setiap proses sebagai kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik," pesan Teo.

‎Kegiatan pembinaan kerohanian ini menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Bandanaira dalam memberikan pembinaan yang menyentuh aspek mental dan spiritual Warga Binaan. Dengan dukungan berbagai pihak, pembinaan diharapkan tidak hanya membantu Warga Binaan menjalani masa pidana dengan lebih baik, tetapi juga menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih positif setelah kembali ke masyarakat. (Humas/LT

Iklan
MTQ Ke-V Ponpes Qurro Wal Huffadz Al Mushofa, Tumbuhkan Kecintaan Santri terhadap Al-Qur’an
Artikel Selanjutnya

MTQ Ke-V Ponpes Qurro Wal Huffadz Al Mushofa, Tumbuhkan Kecintaan Santri terhadap Al-Qur’an

Artikel ini merupakan tanggung jawab kontributor dan tidak mencerminkan pandangan redaksi distrikbantennews.com.
Iklan
Iklan
Kontributor: Humas Bandanaira
Diterbitkan: 24 Agustus 2026, 11:49 WIB · Diperbarui: 24 Agustus 2026, 12:51 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE