Banda Naira - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban melalui razia rutin di kamar hunian Warga Binaan, Kamis (22/10). Sebagai bagian dari upaya mendukung program Zero Halinar, yaitu Lapas bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.
Razia dipimpin oleh Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Amier Azan, bersama staf kamtib, dan Regu Pengamanan. Penggeledahan dilakukan secara berkala sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah keberadaan dan penyalahgunaan barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di dalam Lapas.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di kamar hunian, yaitu lima silet, lima pena, tiga korek api, satu sikat gigi, satu cermin, satu botol parfum berbahan logam, serta satu lem Korea. Sementara itu, petugas tidak menemukan handphone maupun narkoba dalam pelaksanaan razia kali ini.
Amier Azan menegaskan bahwa razia rutin merupakan langkah preventif yang terus dilakukan untuk menutup celah masuk dan beredarnya barang terlarang di lingkungan Lapas.
"Jangan sampai ada handphone maupun narkoba di dalam Lapas. Kami akan terus melaksanakan razia secara rutin dan meningkatkan kewaspadaan seluruh jajaran untuk memastikan kamar hunian tetap aman dan tertib. Kami juga mengingatkan Warga Binaan agar senantiasa mematuhi tata tertib serta tidak menyimpan barang-barang yang dilarang," tegas Amier.
Secara terpisah, Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan Warga Binaan. Oleh karena itu, pengawasan dan penggeledahan harus dilaksanakan secara konsisten, profesional, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Razia bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan langkah nyata untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta memastikan Lapas tetap bersih dari handphone ilegal dan narkoba. Saya menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan, melaksanakan tugas sesuai prosedur, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar Samad.
Melalui pelaksanaan razia yang berlangsung aman, tertib, dan humanis, Lapas Bandanaira menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat deteksi dini dan menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari barang terlarang demi mewujudkan proses pembinaan optimal.