Minggu, 18 Oktober 2026

Andra Soni Ceritakan Perjuangan Kuliah hingga Jadi Gubernur Banten

BAGIKAN:
Andra Soni Ceritakan Perjuangan Kuliah hingga Jadi Gubernur...
0
Andra Soni Ceritakan Perjuangan Kuliah hingga Jadi Gubernur Banten

JAKARTA – Gubernur Banten Andra Soni mengenang perjalanan hidupnya saat menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bhakti Pembangunan. Salah satu momen yang paling membekas baginya adalah wisuda pada 2001, ketika ayah dan mendiang ibundanya hadir menyaksikan pencapaian tersebut.

Kenangan itu disampaikan Andra saat memberikan sambutan mewakili alumni dalam Wisuda XXVII Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Tiga (D-3) STIE Bhakti Pembangunan di Auditorium Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Sabtu (17/10/2026).

Di hadapan para wisudawan, Andra menceritakan bahwa dirinya mendaftar di kampus tersebut pada 1996 karena keterbatasan biaya. Sistem pembayaran yang dapat dicicil serta lokasi kampus yang dekat dengan tempat tinggalnya di Ciledug menjadi pertimbangan saat itu.

“Saya mendaftarkan diri di STIE Bhakti Pembangunan pada tahun 1996 karena tidak sanggup membayar biaya pendaftaran di kampus lain. Di sini, biayanya saat itu masih bisa dicicil. Selain itu, lokasinya dekat karena saya tinggal di Ciledug,” kenang Andra.

Saat itu, Andra mengambil program diploma di bidang Manajemen Perusahaan. Ia mengaku kehadirannya dalam acara wisuda kali ini bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenang masa perjuangan ketika merintis pendidikan dan kehidupannya.

“Alhamdulillah, hari ini saya diundang dalam kapasitas sebagai alumni. Tentunya saya tidak bisa menolak kehormatan ini, walaupun sebelumnya saya juga sudah beberapa kali hadir dalam kegiatan wisuda di kampus ini,” ujarnya.

Andra mengatakan, wisuda merupakan momen istimewa bagi setiap mahasiswa karena menjadi penanda bahwa perjuangan selama menempuh pendidikan telah membuahkan hasil. Kebahagiaan tersebut, menurutnya, juga layak dirayakan bersama keluarga yang telah memberikan dukungan.

“Ini pernah saya rasakan. Tahun 1996 saya masuk kuliah, dan lima tahun kemudian baru bisa menyelesaikan program D-3,” tuturnya.

IPK Tinggi, tetapi Takut Berbicara: Apakah Pendidikan Sudah Membentuk Mahasiswa yang Komunikatif?
Artikel Selanjutnya

IPK Tinggi, tetapi Takut Berbicara: Apakah Pendidikan Sudah Membentuk Mahasiswa yang Komunikatif?

Diterbitkan: 18 Oktober 2026, 13:18 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Andra Soni Ceritakan Perjuangan Kuliah hingga Jadi Gubernur Banten

Konten Redaksi Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Andra Soni Raih Penghargaan Al Khairiyah, Dorong Mengaji Jadi Muatan Lokal

Konten Redaksi Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Mengapa Kita Beralih dari Radio ke Spotify? Mahasiswa Komunikasi Berbagi Wawasan ke Maba

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Menanam Cinta Al-Qur’an Sejak Dini, MIS Ar-Raudhotun Nur Perkuat Program Unggulan Tahfidz

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Siswa Kelas V dan VI MIS Ar-Raudhotun Nur Ikuti Survei KBC, Suarakan Pengalaman Belajar di Madrasah

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:03 WIB

MIS Ar-Raudhotun Nur Ikuti Survei Sahabat KBC Batch 1 untuk Evaluasi Kurikulum Berbasis Cinta

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:51 WIB

Pengabdian Guru PAUD dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:07 WIB