Andra berharap lembaga pendidikan Al Khairiyah dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Ketua Pengurus Besar Al Khairiyah, Ali Mujahidin, menjelaskan bahwa pergerakan organisasinya berlandaskan tiga hal, yakni meneguhkan akidah dan tauhid, mengembangkan syariat, serta membina akhlak untuk membangun peradaban.
Menurut Ali, K.H. Brigjen Syam’un mendirikan Pondok Pesantren Al Khairiyah di Citangkil pada 1916. Organisasi tersebut kemudian berkembang dengan mengelola pesantren, madrasah, hingga lembaga pendidikan tinggi.
Dalam muktamar tersebut, PB Al Khairiyah juga memberikan penghargaan kepada Andra Soni atas kebijakan sekolah gratis bagi siswa sekolah swasta dan perhatian terhadap kesejahteraan guru mengaji di Banten.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara Al Khairiyah dan Pemprov Banten dalam pengembangan pendidikan serta pembinaan generasi muda.