PANDEGLANG – Keluhan masyarakat terkait menu sempol dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga beraroma tidak sedap dan dihinggapi lalat mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan, Doni Hermawan, mengaku telah memerintahkan tim untuk turun langsung melakukan pengecekan.
Keluhan tersebut berkaitan dengan makanan yang disebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pagelaran Kubang, Desa Surakarta, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang.
Saat dikonfirmasi wartawan, Doni menyatakan pihaknya masih menunggu laporan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang terkait pemeriksaan teknis.
“Sudah saya perintahkan untuk ikut turun mengecek. Dari Dinkes belum ada laporan, baru dari pihak BGN saja,” ujar Doni melalui pesan WhatsApp.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pengecekan telah diperintahkan. Namun, hasil pemeriksaan menyeluruh mengenai kondisi makanan yang dikeluhkan belum diperoleh berdasarkan keterangan tersebut.
Dinas Kesehatan diharapkan segera memberikan penjelasan mengenai status pemeriksaan, termasuk aspek keamanan pangan yang perlu ditelusuri. Badan Gizi Nasional (BGN) juga diharapkan menyampaikan tindak lanjut atas keluhan penerima manfaat.
Klarifikasi dari pengelola SPPG Pagelaran Kubang dan Yayasan Haji Kasmidi selaku pihak yang disebut menaungi SPPG tersebut juga diperlukan untuk memperoleh gambaran yang utuh.
Hingga berita ini disusun, belum ada hasil pemeriksaan resmi yang dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan apakah makanan tersebut tidak memenuhi standar keamanan pangan.
Masyarakat berharap keluhan ini segera ditindaklanjuti secara transparan dan profesional. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan makanan yang disalurkan melalui program MBG aman dikonsumsi serta memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Redaksi membuka ruang bagi Dinkes Pandeglang, BGN, pengelola SPPG Pagelaran Kubang, dan Yayasan Haji Kasmidi untuk menyampaikan klarifikasi maupun hak jawab.