Wartawan Diduga Dikeroyok Oknum Polisi Saat Liput Demo HUT ke-500 Kabupaten Serang
Saepul mengaku melihat langsung ketika Aden berada di sekitar gerbang pendopo dan kemudian dipegang oleh sejumlah oknum polisi.
"Saat itu Aden masuk ke gerbang pendopo dan saya lihat langsung dipegang oleh oknum polisi. Kemudian mereka juga mendatangi saya, namun saya langsung kabur karena saat itu sudah chaos," kata Saepul.
Demo Berubah Ricuh
Sebelumnya, aksi penyampaian aspirasi Hamas di kawasan Pendopo Kabupaten Serang berlangsung relatif kondusif. Situasi kemudian berubah setelah massa membakar ban dan mencoret bagian dinding Pendopo Kabupaten Serang.
Menurut salah seorang anggota Hamas, Mamat, kondisi semakin tegang setelah aparat memberikan instruksi kepada barisan pengamanan untuk bersiap.
"Yang pertama sudah ada gerak-gerik. Polisi itu kan sudah memberikan instruksi, 'siap gerak, siap gerak'. Itu sudah sempat terdengar," ujar Mamat.
Tidak lama berselang, menurut Mamat, lampu di sekitar lokasi dimatikan. Kondisi tersebut kemudian diikuti kericuhan antara massa aksi dan aparat keamanan.
"Benar tuh, 'siap gerak, siap gerak', langsung matiin lampu. Ya sudah chaos," katanya.
Dalam kondisi gelap dan situasi yang tidak terkendali, sejumlah peserta aksi mengaku mendapat tindakan kekerasan dari aparat.
Mamat menyebut seorang mahasiswi bahkan sempat menangis setelah diduga terkena pukulan. Kericuhan juga disebut meluas hingga ke luar gerbang Pendopo Kabupaten Serang.