HUT ke-26 Banten, Andra Soni Tegaskan Pembangunan Harus Bergerak dan Berdampak
Adapun “berdampak” menjadi ukuran bahwa setiap pembangunan harus menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Karena itu, saya ingin seluruh jajaran Pemprov Banten membangun budaya kerja baru. Jangan hanya bertanya kegiatan apa yang sudah selesai, tetapi tanyakan masalah masyarakat apa yang sudah berhasil kita selesaikan,” tegasnya.
Ekonomi Banten Tumbuh 5,49 Persen
Di tengah dinamika ekonomi global, Andra Soni menyebut perekonomian Banten masih menunjukkan ketahanan. Pada triwulan II 2026, ekonomi Banten tumbuh 5,49 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.
Pemprov Banten juga mencatat inflasi tetap terkendali. Pada Agustus 2026, inflasi Banten berada di angka 2,95 persen secara tahunan.
Pada periode yang sama, Nilai Tukar Petani (NTP) Banten meningkat menjadi 113,02. Menurut Andra, capaian tersebut menjadi salah satu indikator yang perlu dipertahankan melalui penguatan sektor pertanian.
“Ini menjadi salah satu indikator yang perlu terus kita jaga melalui peningkatan produktivitas, kepastian pasokan air, akses pasar, dan penguatan nilai tambah sektor pertanian,” jelasnya.
Untuk memperkuat ketahanan pangan, Pemprov Banten terus melakukan perbaikan jaringan irigasi. Hingga September 2026, perbaikan infrastruktur pengairan telah mencapai 6,9 kilometer dan mampu mengairi 881,28 hektare sawah.