Lewat “The Break FAMILY”, Pelajar Sampaikan Pesan tentang Kepedulian dan Solidaritas Tanpa Kekerasan
Bekasi — Sekelompok pelajar SMA/sederajat menghadirkan film pendek berjudul “The Break FAMILY”, sebuah karya audiovisual yang dibuat sebagai tugas akhir mata pelajaran Bahasa Indonesia di bawah bimbingan Ibu Niken.
Film yang diproduksi secara mandiri oleh DYMY Production tersebut tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan tugas sekolah, tetapi juga menjadi media bagi para pelajar untuk menyampaikan pesan mengenai kepedulian terhadap lingkungan sosial, persahabatan, serta bagaimana menghadapi perilaku buruk tanpa menjadikan kekerasan sebagai satu-satunya jalan.
Mengangkat kehidupan sebuah kelompok yang kemudian dikenal sebagai The Break FAMILY, film ini mencoba menggambarkan bahwa kepedulian terhadap kejahatan di sekitar dapat diwujudkan dengan cara merangkul dan mengajak seseorang untuk berubah.
Pesan tersebut menjadi inti dari cerita: solidaritas tidak harus dibangun melalui kekerasan, dan sebuah persahabatan tidak seharusnya mengharuskan seseorang menyakiti sahabatnya sendiri.
Berawal dari Tugas Sekolah, Berkembang Menjadi Proyek Film
Ide cerita film ini berasal dari Adam Firdaus Habibi. Berangkat dari sebuah tugas akhir, para anggota kelompok kemudian mengembangkan gagasan tersebut menjadi sebuah film pendek dengan pembagian tugas yang cukup lengkap, mulai dari pemain hingga kru di balik kamera.
Ayu Lestari dipercaya sebagai penulis skenario sekaligus penata video. Sementara proses editing ditangani oleh Siti Mawardah. Pengambilan gambar dilakukan oleh Adam Firdaus Habibi dan Yahya Nurrohim, sedangkan Murdiyanti Nur Syamsiah bertanggung jawab sebagai penata rias.
“Bagi kami, film ini bukan hanya tentang menyelesaikan tugas sekolah. Kami ingin membuat sebuah cerita yang mempunyai pesan dan bisa menunjukkan bahwa kepedulian terhadap orang lain bisa dilakukan dengan cara yang lebih baik,” ujar Adam Firdaus Habibi, penggagas ide cerita dan bagian dari tim produksi The Break FAMILY.
Tulisan ini merupakan karya pengguna yang dikirim melalui platform Distrik Banten News. Isi tulisan menjadi tanggung jawab pengirim sesuai ketentuan platform. Status Kontributor tidak menunjukkan keanggotaan Redaksi maupun kewenangan untuk mewakili Distrik Banten News.