Menurut Sri Puji, bantuan becak listrik tidak hanya berkaitan dengan penyediaan sarana transportasi, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan ekonomi karena menyentuh masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari pekerjaan sebagai pengemudi becak.
“Kami menyambut baik bantuan ini. Ini bukan hanya soal memberikan kendaraan, tetapi bagaimana negara hadir memberikan kemudahan bagi masyarakat kecil yang selama ini bekerja keras untuk menghidupi keluarganya,” ujar Sri Puji Utami.
Ia berharap para penerima bantuan dapat menggunakan serta merawat becak listrik tersebut dengan baik sehingga dapat mendukung aktivitas kerja sehari-hari.
“Kami berharap bapak-bapak penerima dapat merawat dan memanfaatkan becak listrik ini dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan aktivitas menjadi lebih ringan, penumpang bertambah dan kesejahteraan keluarga ikut meningkat,” katanya.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Purwakarta, H. Teddy Nandung Heryawan, S.E., menilai bantuan becak listrik perlu dimanfaatkan sebagai sarana produktif bagi para penerima. Nama Teddy Nandung Heryawan tercatat dalam daftar anggota DPRD Kabupaten Purwakarta.
Menurut Teddy, setiap unit becak listrik memiliki arti lebih luas bagi keluarga penerima karena dapat membantu mempertahankan mata pencaharian.
“Bagi kami, satu unit becak listrik bukan sekadar kendaraan. Di baliknya ada harapan seorang kepala keluarga untuk tetap bisa bekerja, mendapatkan penghasilan dan memenuhi kebutuhan keluarganya,” kata Teddy.
Ia juga mengapresiasi program bantuan tersebut dan berharap pelaksanaannya terus dikawal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.