Semarak Maulid Nabi, Ponpes Nurul Manaqib Kenang Perjuangan Syekh Abdul Qodir Al Jaelani
SERANG – Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Manaqib, Kampung Taman Barang, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Syekh Abdul Qodir Al Jaelani RA ke-13, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan keagamaan yang berada di bawah asuhan Ustaz Jamaludin tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jamaah dari berbagai daerah, baik dari wilayah Banten maupun luar Banten.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tawasul atau hadorot yang dipimpin para ustaz, kiai, dan kasepuhan. Tawasul tersebut ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW, para sahabat, Syekh Abdul Qodir Al Jaelani RA, serta umat Muslim dan Muslimat yang telah lebih dahulu memperjuangkan dan menyebarkan ajaran Islam.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin, manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jaelani, serta lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibawakan oleh sejumlah qari, di antaranya Ustaz Rizki Fauzi, Ustaz Tengil, dan Ustaz Abdurrohim.
Rangkaian kegiatan dipandu oleh Kris Anjar, yang turut diundang secara khusus oleh pengasuh Ponpes Salafiyah Nurul Manaqib, Ustaz Jamaludin.
Dalam tausiyahnya, KH Imam Ibrahim menyampaikan pentingnya menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Abdul Qodir Al Jaelani sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan kecintaan kepada Allah SWT serta Rasulullah SAW.
Ia juga mengingatkan jamaah tentang perjuangan Nabi Muhammad SAW bersama para sahabat dalam menyebarkan ajaran Islam. Keteladanan tersebut, kata dia, perlu terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar umat Islam tetap berada di jalan yang sesuai dengan tuntunan agama.
“Peringatan Maulid Nabi dan Haul ini menjadi momentum bagi kita untuk mengingat kembali kebesaran Allah SWT, perjuangan Rasulullah SAW, para sahabat, serta para ulama dan aulia dalam menyebarkan ajaran Islam,” ujar KH Imam Ibrahim dalam tausiyahnya.
Sementara itu, Ustaz Jamaludin berharap kegiatan keagamaan tersebut dapat terus dilaksanakan dan menjadi sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap ajaran Islam.
“Semoga pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Abdul Qodir Al Jaelani yang akan datang, kita semua masih diberikan kesehatan jasmani dan rohani sehingga kegiatan seperti ini dapat terus terlaksana,” ujar Ustaz Jamaludin.
Peringatan tersebut ditutup dengan doa bersama. Para jamaah kemudian mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai dalam suasana penuh kekhidmatan.