Polres Serang Bekali 150 Pelajar SMKN 1 Kragilan Cara Aman dan Bijak Gunakan AI
Namun, menurutnya, kemajuan teknologi tersebut harus diiringi dengan pemahaman mengenai etika dan keamanan dalam ruang digital.
“Teknologi AI dapat menjadi sarana yang sangat bermanfaat bagi pelajar untuk belajar dan mengembangkan kreativitas. Namun, para siswa juga harus memahami risiko penyalahgunaannya. Karena itu, kami ingin membekali generasi muda agar mampu menggunakan AI secara cerdas, beretika, aman, dan bertanggung jawab,” ujar Kapolres Serang.
Ia menambahkan, literasi digital menjadi semakin penting seiring dengan cepatnya perkembangan teknologi. Pelajar tidak cukup hanya menjadi pengguna, tetapi juga perlu memahami batasan serta konsekuensi dari setiap teknologi yang mereka gunakan.
“Pelajar harus mampu memahami bahwa setiap teknologi memiliki manfaat sekaligus risiko. Karena itu, pengetahuan mengenai etika dan keamanan digital menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini,” katanya.
Kapolres berharap pengetahuan yang diperoleh para peserta tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya dalam kegiatan belajar dan berinteraksi di ruang digital.
“Kami berharap pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Gunakan teknologi untuk hal-hal positif, mendukung pendidikan, meningkatkan kemampuan, dan jangan mudah menyalahgunakan teknologi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat mengikuti materi dan rangkaian pelatihan dengan antusias. Sebanyak 150 pelajar yang menjadi peserta berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dan mendapatkan sertifikat Pelatihan Paham AI.
Pihak SMKN 1 Kragilan juga menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Sekolah mendukung adanya kegiatan literasi AI secara berkelanjutan agar para siswa memiliki bekal dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.