“Semoga kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahmi dan membawa keberkahan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Serang, Ir. Asep Gunawan Kortoba, mengapresiasi keterlibatan masyarakat serta dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan Ruwatan Bumi Akbar.
Ia berharap tradisi tersebut tidak hanya dipertahankan, tetapi juga mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah sehingga dapat terus berkembang.
Menurut Asep, Ruwatan Bumi juga memiliki makna bagi masyarakat yang sebagian besar menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari doa bersama agar hasil pertanian masyarakat melimpah. Di sisi lain, pelaksanaan kegiatan budaya juga dapat menjadi ruang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas pelaku UMKM setempat.
“Ruwatan Bumi ini selain menjadi bagian dari pelestarian budaya, juga menjadi momentum doa bersama masyarakat agar hasil pertanian melimpah serta dapat menghidupkan UMKM masyarakat,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Asda II Kabupaten Serang, H. Febriyanto, S.Ag., M.Si. Ia mengapresiasi panitia dan masyarakat Desa Cidahu serta Desa Pasir Buyut yang telah menjaga tradisi tersebut.
Febriyanto berharap Ruwatan Bumi Akbar dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan sehingga menjadi agenda budaya yang semakin meriah pada tahun-tahun mendatang.