Baznas Turun Cek Rumah Korban Kebakaran Pontang, Rencana Rutilahu Terkendala
SERANG – Upaya membantu Tarmidi (60), petani warga Desa Kelapian, Kecamatan Pontang, terus dilakukan. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang turun langsung meninjau kondisi rumah Tarmidi, Kamis (17/9/2026).
Kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Kecamatan Pontang, H. Firmansyah. Survei dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi rumah sekaligus memastikan kelayakan lokasi apabila nantinya mendapat bantuan pembangunan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Namun, hasil peninjauan di lapangan menemukan sejumlah kendala. Rumah Tarmidi berdiri di atas lahan rawa. Selain kondisi tanah yang dinilai menjadi persoalan, lahan tersebut juga bukan merupakan tanah hak milik Tarmidi maupun tanah hibah.
Kondisi tersebut membuat rencana pembangunan rumah melalui program Rutilahu belum dapat dipastikan untuk direalisasikan.
Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Serang, H. Saprudin, JA, Lc., mengatakan hasil survei tersebut akan dibahas kembali bersama jajaran pimpinan Baznas Kabupaten Serang.
“Kami sudah turun langsung untuk melihat kondisi rumah dan lokasi lahannya. Dari hasil survei, memang ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan, terutama terkait kondisi lahan dan status kepemilikannya. Hasil survei ini akan kami rapatkan kembali bersama pimpinan untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujar Saprudin.
Menurutnya, Baznas perlu memastikan setiap bantuan pembangunan rumah dapat dilaksanakan pada lokasi yang memenuhi persyaratan, baik dari sisi kondisi lahan maupun status kepemilikannya.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Pontang, H. Firmansyah, mengatakan pihak kecamatan akan terus mendampingi proses penanganan Tarmidi sebagai korban kebakaran.
“Kami mendampingi Baznas untuk melihat langsung kondisi rumah dan lahannya. Memang ada kendala karena rumah berdiri di atas rawa dan status tanahnya bukan hak milik korban. Karena itu, persoalan lahan ini perlu dicarikan solusi bersama,” kata Firmansyah.
Sebelumnya, Kecamatan Pontang juga telah mengajukan bantuan kepada Dinas Sosial Kabupaten Serang. Bantuan tersebut telah disalurkan kepada Tarmidi berupa 10 karung beras kemasan 5 kilogram, sekitar 50 botol kecap, satu sarung dan satu selimut.
Harapannya, apa pun bentuk bantuan yang diberikan pemerintah maupun Baznas, sedikit banyak dapat membantu mengurangi kerugian yang dialami Tarmidi akibat musibah kebakaran.