Semangat Kemerdekaan di Lebak, Ribuan Pekerja Rentan hingga Veteran Terima Bantuan
LEBAK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Lebak tidak sekadar menjadi momentum seremonial. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak memaknainya dengan menghadirkan sejumlah program bantuan dan perlindungan sosial bagi masyarakat, mulai dari pekerja rentan, penyandang disabilitas, petani, hingga para veteran.
Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya secara langsung menyerahkan berbagai bantuan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu program yang menjadi perhatian dalam rangkaian peringatan kemerdekaan tahun ini adalah perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. Melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lebak, pemerintah daerah menanggung penuh kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi 3.450 pekerja dari berbagai sektor.
Para penerima manfaat berasal dari sejumlah kelompok pekerjaan yang dinilai memiliki tingkat kerentanan cukup tinggi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.583 orang merupakan petani yang didata melalui Dinas Pertanian.
Kemudian, sebanyak 1.095 nelayan mendapatkan perlindungan melalui pendataan Dinas Perikanan. Sementara itu, 619 orang peternak memperoleh jaminan melalui Dinas Peternakan, serta 153 pekerja sektor transportasi menjadi bagian dari penerima manfaat melalui Dinas Perhubungan.
Program tersebut diharapkan memberikan rasa aman bagi para pekerja sekaligus keluarga mereka. Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, pekerja rentan memiliki perlindungan apabila menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko lainnya yang telah dijamin dalam program tersebut.
Selain memberikan perhatian kepada pekerja rentan, Pemkab Lebak juga menjadikan momentum HUT Kemerdekaan sebagai kesempatan untuk memberikan penghormatan kepada para veteran yang telah menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa.
Sebanyak 50 veteran menerima dana kadeudeuh atau tali asih dengan total nilai Rp25 juta. Bantuan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap para pejuang yang telah memberikan jasa dan pengorbanan dalam perjalanan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.