PANDEGLANG — Harapan agar lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda segera ditemukan terus mengalir dari warga. Memasuki hari keempat pencarian, masyarakat Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, menggelar doa bersama di Dermaga Marina Carita, Jumat (11/9/2026) malam.
Suasana doa bersama berlangsung penuh keprihatinan. Warga tidak hanya mendoakan keselamatan delapan orang yang masih dalam pencarian, tetapi juga memanjatkan doa agar seluruh personel Tim SAR Gabungan diberi kesehatan dan kekuatan selama menjalankan operasi.
Salah satu orang yang masih dicari merupakan warga Desa Sukarame, Heriyanto Bonsai. Ia diketahui menjadi pemandu kapal yang membawa rombongan jurnalis tersebut.
Ketua RT 20/005 Desa Sukarame, Adhari Alis, mengatakan warga terus mengikuti perkembangan pencarian dan berharap Heriyanto bersama seluruh rombongan segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Banten, Tim SAR Gabungan, TNI, Polri dan relawan yang telah fokus mencari saudara kami Heriyanto, yang keseharian kami panggil Bonsai,” ujar Adhari.
Menurutnya, doa bersama merupakan bentuk ikhtiar warga di tengah proses pencarian yang masih berlangsung. Masyarakat berharap upaya seluruh unsur yang terlibat membuahkan hasil.
Bagi warga Sukarame, hilangnya Heriyanto bukan sekadar kabar tentang orang yang belum ditemukan. Ia merupakan bagian dari kehidupan masyarakat setempat yang kini tengah dinantikan kepulangannya.
Hal senada disampaikan Sarifudin (72), warga Kampung Shanghiang, Desa Sukarame. Ia mengatakan masyarakat sudah melakukan doa bersama sejak pertama kali mendengar kabar hilangnya rombongan kapal.