SERANG — Tim SAR gabungan mendapat informasi baru dalam pencarian delapan orang, termasuk lima jurnalis, yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda.
Informasi tersebut diperoleh dari sejumlah nelayan yang ditemui tim saat melakukan operasi pencarian pada hari kedua, Rabu (9/9/2026).
Berdasarkan keterangan nelayan, rombongan jurnalis yang menggunakan kapal sempat berada di sekitar perairan Legon Cabe, kawasan Krakatau. Kapten kapal rombongan bahkan disebut sempat disarankan untuk tidak melanjutkan perjalanan pulang karena kondisi gelombang laut cukup besar.
“Jadi menurut keterangan mereka, nelayan dari Carita, mereka pulang mau magrib sekitar pukul 17.30 WIB. Rombongan jurnalis itu arah pulangnya di sekitaran Legon Cabe Krakatau,” kata salah seorang anggota Tim SAR gabungan dalam komunikasi dengan nelayan.
Percakapan tersebut terekam dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @yodistara pada Kamis (10/9/2026).
Informasi dari nelayan itu menjadi salah satu petunjuk yang ditelusuri tim gabungan dalam mempersempit area pencarian rombongan yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Tim SAR telah melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur perjalanan dan kepulangan rombongan.
“Kami juga sudah mengelilingi Gunung Anak Krakatau, Pulau Sertung, dan Pulau Panjang. Tapi saat ini kami belum menemukan tanda-tanda keberadaan rekan-rekan jurnalis yang hilang kontak,” ujarnya.