Memasuki hari ketiga, Tim SAR gabungan memperluas wilayah operasi. Area pencarian dibagi menjadi enam sektor di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau.
Sejumlah unsur terlibat dalam operasi tersebut, termasuk tim SAR gabungan dan unsur laut. Pencarian juga mendapat bantuan nelayan yang mengenal kondisi perairan Selat Sunda.
Keterlibatan nelayan diharapkan dapat membantu memperluas penyisiran, terutama di jalur-jalur yang kemungkinan dilalui kapal sebelum rombongan hilang kontak.
Sebelumnya, pencarian telah dilakukan di sejumlah wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk kawasan pulau-pulau di sekitarnya. Delapan orang yang berada dalam satu kapal masih belum ditemukan.
Cuaca Jadi Tantangan
Operasi pencarian di laut juga tidak lepas dari kendala cuaca. Angin kencang dan kondisi gelombang menjadi tantangan bagi tim yang melakukan penyisiran.
Pencarian pun dioptimalkan pada waktu-waktu ketika kondisi perairan memungkinkan untuk dilakukan operasi secara maksimal.
Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyebut kondisi angin cukup kencang dengan tinggi gelombang sekitar satu hingga dua meter. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam operasi pencarian.