Ia menjelaskan, kegiatan sosial tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan Polri di wilayah Banten dan Polres Serang agar jajaran kepolisian meningkatkan kesiapsiagaan serta kepedulian terhadap masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi yang terjadi.
Kondisi musim kemarau, kata dia, membutuhkan perhatian karena sejumlah wilayah berpotensi mengalami keterbatasan pasokan air bersih. Pada saat yang sama, perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau juga terus menjadi perhatian berbagai pihak, terutama terkait kemungkinan dampak sebaran abu vulkanik.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan menjaga kesehatan, terutama apabila terjadi peningkatan sebaran material vulkanik.
“Jika terdapat kondisi yang berpotensi mengganggu kesehatan, masyarakat diharapkan segera mengambil langkah pencegahan. Penggunaan masker menjadi salah satu cara untuk mengurangi risiko menghirup partikel yang dapat mengganggu saluran pernapasan,” ujarnya.
Rudika menambahkan, Polsek Cikande akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah hukumnya. Koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan apabila diperlukan langkah-langkah penanganan terhadap dampak musim kemarau maupun kondisi lainnya.
Penyaluran 8.000 liter air bersih tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 11.45 WIB. Petugas menyalurkan air kepada warga Kampung Tegal Pudak yang telah datang membawa jeriken, ember, dan wadah lainnya.
Warga tampak memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran petugas kepolisian juga mendapat sambutan positif dari masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih.
Selain Kapolsek Cikande, kegiatan tersebut diikuti Ps. Kanit Binmas Iptu Rokhidi, Ps. Kanit Intelkam Ipda M. Fathani, Bhabinkamtibmas Desa Koper serta personel Polsek Cikande lainnya.