Meski kondisi udara dan tingkat radiasi awal dinyatakan aman, tim KBR menemukan adanya kandungan Potasium-40 pada beberapa material yang diperiksa.
Untuk memastikan kandungan serta karakteristik material tersebut, petugas mengambil 12 sampel untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan berikutnya.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara terukur untuk memastikan keamanan lingkungan sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat.
Menurutnya, hasil deteksi awal menunjukkan kondisi udara di sekitar lokasi masih aman dan tidak ditemukan paparan bahan radioaktif yang melebihi ambang batas.
Namun, temuan Potasium-40 pada sejumlah sampel masih harus diteliti lebih lanjut.
“Beberapa sampel terdeteksi mengandung Potasium-40, namun untuk memastikan kandungan dan karakteristik material tersebut, sampel masih dilakukan identifikasi,” kata Maruli.
Warga Diminta Tidak Berspekulasi
Polda Banten meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait temuan tersebut. Sebab, keberadaan Potasium-40 pada sampel belum otomatis menunjukkan telah terjadi pencemaran radioaktif yang berbahaya.