Semarak Maulid Nabi, Warga Binaan Lapas Bandanaira Unjuk Kemampuan dalam Lomba Antar Khatib
Banda Naira, INFO_PAS - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira turut ambil bagian dalam lomba antar khatib yang diselenggarakan oleh panitia perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW Kementerian Agama Kecamatan Banda. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung OK Makatita, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (26/8).
Keikutsertaan Warga Binaan dalam kegiatan keagamaan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian yang dilaksanakan Lapas Bandanaira. Melalui lomba tersebut, Warga Binaan diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan wawasan keislaman.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, mengapresiasi keikutsertaan Warga Binaan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan keagamaan tidak hanya menjadi sarana meningkatkan pemahaman spiritual, tetapi juga membentuk karakter dan mental Warga Binaan agar semakin siap kembali ke masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi Warga Binaan yang berani tampil dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan seperti ini. Ini merupakan bagian dari proses pembinaan agar mereka dapat meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat," ujar Samad.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan Warga Binaan dalam berbagai kegiatan positif di luar Lapas merupakan bentuk sinergi pembinaan dengan masyarakat. Ia berharap kesempatan seperti ini dapat terus diberikan sehingga Warga Binaan mampu menunjukkan potensi dan perubahan positif selama menjalani masa pembinaan.
Salah satu Warga Binaan yang mengikuti lomba, Fajri, mengaku bersyukur dapat diberikan kesempatan untuk berpartisipasi. Ia mengatakan pengalaman tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar dan memperdalam ilmu agama.
"Saya sangat bersyukur bisa mengikuti lomba ini. Awalnya merasa gugup, tetapi dukungan dari petugas dan teman-teman membuat saya lebih percaya diri. Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri," ungkapnya.
Melalui partisipasi dalam lomba antar khatib tersebut, Lapas Bandanaira berkomitmen untuk terus mendorong Warga Binaan mengikuti kegiatan yang edukatif, religius, dan membangun karakter sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial. (Humas/LT)