SERANG – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan di Kabupaten Serang. Salah satunya melalui pengembangan komoditas bawang yang dilakukan Kelompok Tani Suka Maju di Desa Pegandikan, Kecamatan Lebak Wangi.
Polres Serang melalui jajaran Polsek Pontang turut melakukan monitoring panen raya bawang yang berlangsung di lahan pertanian Desa Pegandikan, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi petani setempat untuk menunjukkan potensi lahan pertanian sekaligus mendorong pengembangan komoditas pangan yang memiliki nilai ekonomi.
Panen raya dimulai sekitar pukul 08.30 WIB di lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare. Sekitar 50 orang mengikuti kegiatan yang dipimpin Kepala Desa Pegandikan, Zarkasi.
Sejumlah unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, serta kelompok tani turut hadir. Di antaranya Asda II Kabupaten Serang, perwakilan Kapolsek Pontang, perwakilan Danramil Pontang, Kanit Intel Polsek Pontang, Bhabinkamtibmas Polsek Pontang, Babinsa Koramil Pontang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang, Camat Lebak Wangi, Kasi Trantib Kecamatan Lebak Wangi, jajaran UPT Pertanian Kecamatan Lebak Wangi, pemerintah Desa Pegandikan, Kelompok Tani Suka Maju, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang menyampaikan bahwa panen raya tersebut merupakan langkah awal sekaligus bentuk keberanian petani dalam mengembangkan komoditas bawang di lahan pertanian Kabupaten Serang.
Menurutnya, kegiatan tersebut membuktikan bahwa lahan sawah di wilayah Kabupaten Serang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi lahan budidaya bawang. Pengembangan tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif bagi petani dalam meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Pegandikan untuk mengoptimalkan lahan pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Ke depan diharapkan masyarakat dapat terus mengembangkan budidaya bawang sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.
Panen raya ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Pengembangan sektor pertanian di tingkat desa dinilai penting karena ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada produksi dalam skala besar, tetapi juga pada kemampuan masyarakat mengoptimalkan potensi lahan di wilayah masing-masing.