Menurutnya, keputusan orang tua memberikan kesempatan kepada anak untuk aktif dalam kegiatan olahraga merupakan investasi penting bagi masa depan.
“Sebenarnya yang luar biasa itu adalah orang tuanya. Para orang tua hebat ini telah memberikan kesempatan emas bagi anak-anaknya untuk beraktivitas positif,” ungkapnya.
Andra Soni menilai, dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pembinaan anak. Sebab, latihan karate membutuhkan konsistensi, kedisiplinan, serta dukungan dari lingkungan keluarga.
Selain membentuk karakter, kegiatan UKT INKAI Tangerang Selatan juga dinilai mampu mempererat hubungan kekeluargaan antarpeserta. Para karateka, orang tua, pelatih, dan pembina dapat bertemu dalam suasana kebersamaan.
Andra Soni bahkan melihat langsung keakraban para orang tua yang saling berbagi sarapan di sela-sela kegiatan. Menurutnya, suasana tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang untuk membangun hubungan sosial yang positif.
“Hal-hal sederhana seperti berkumpul, berbagi makanan dan saling menyapa justru menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina, guru, dan pelatih yang selama ini secara konsisten mendampingi para karateka. Menurutnya, proses pembinaan olahraga tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan ketekunan dan kesinambungan.
Pembinaan yang dilakukan sejak usia dini diharapkan tidak hanya menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki karakter kuat.