Menurutnya, nilai-nilai universal dalam kitab suci setiap agama dapat menjadi fondasi bersama untuk memperkuat toleransi, persaudaraan dan kemanusiaan. Karena itu, pendidikan multikultural perlu terus ditanamkan kepada generasi muda, baik di keluarga, sekolah, madrasah, pesantren, perguruan tinggi maupun lingkungan masyarakat.
"Keberagaman merupakan kekuatan sosial dan modal penting dalam membangun Indonesia Emas 2045,” ujar Andra Soni.
Gubernur juga mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang memecah belah dan menggunakan media sosial untuk menyebarkan kebaikan, perdamaian serta persaudaraan.
“Jadikan setiap kata sebagai jembatan persaudaraan, setiap nilai agama sebagai energi kemanusiaan, dan setiap perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun Banten dan Indonesia,” katanya.