Menurutnya, kemampuan bekerja sama, menghargai perbedaan, berkomunikasi dengan baik, serta berani mengambil keputusan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan kehidupan.
"Generasi muda harus dipersiapkan bukan hanya untuk menjadi orang yang pintar, tetapi juga menjadi orang yang memiliki integritas dan mampu bertanggung jawab," tuturnya.
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Selain persoalan yang muncul di lingkungan keluarga dan masyarakat, anak-anak muda juga harus menghadapi berbagai tantangan di dunia digital.
Tidak semua informasi yang beredar di internet, menurutnya, dapat dipercaya maupun dipertanggungjawabkan. Karena itu, generasi muda perlu memiliki kemampuan berpikir kritis serta landasan moral yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi negatif.
Dalam konteks tersebut, semangat kepramukaan dianggap masih sangat relevan. Kedisiplinan, kemandirian, kepedulian terhadap sesama, semangat gotong royong dan kepemimpinan merupakan nilai yang dibutuhkan untuk membentuk generasi yang tangguh.
Pada peringatan Hari Pramuka tahun ini, Indra Waspada mengajak seluruh anggota Pramuka, terutama generasi muda di Kabupaten Tangerang, tidak berhenti menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai aktivitas organisasi semata.
Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh dalam Pramuka dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat maupun dalam kehidupan bermedia sosial.
"Jadikan Pramuka sebagai ruang untuk belajar menjadi manusia yang disiplin, peduli, mandiri dan bermanfaat bagi lingkungan. Semangat itu yang harus terus dijaga," ujarnya.