Jumat, 18 September 2026

Bangun Karakter Anak Lewat Budaya Lokal, Andra Soni Apresiasi Gerakan Lumbung Dongeng Nuswantara

BAGIKAN:
Bangun Karakter Anak Lewat Budaya Lokal, Andra Soni Apresias...
0
Bangun Karakter Anak Lewat Budaya Lokal, Andra Soni Apresiasi Gerakan Lumbung Dongeng Nuswantara

TANGERANG SELATAN – Pemerintah Provinsi Banten terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya daerah sekaligus memperkuat pendidikan karakter generasi muda. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap gerakan Lumbung Dongeng Nuswantara, sebuah komunitas yang mengangkat kearifan lokal Banten melalui dongeng dan film pendek sebagai media edukasi bagi anak-anak.

Dukungan itu disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat menerima audiensi jajaran Lumbung Dongeng Nuswantara di Kantor Gubernur Banten, eks BBLKI, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Selasa (28/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Andra Soni menegaskan bahwa Banten memiliki kekayaan sejarah, budaya, serta tradisi yang sangat besar dan layak diwariskan kepada generasi muda melalui pendekatan yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, kisah-kisah tentang masyarakat Baduy, kejayaan Kesultanan Banten, hingga keberagaman budaya Betawi, Sunda, dan Jawa Serang merupakan aset budaya yang tidak hanya harus dijaga, tetapi juga diperkenalkan kepada anak-anak dengan cara yang menarik.

“Nilai-nilai luhur itu perlu kita hidupkan kembali dengan versi yang bisa diterima anak-anak sekarang. Pengetahuan tentang leluhur dapat disampaikan melalui dongeng dan film pendek,” ujar Andra Soni.

Ia menilai, karya-karya kreatif yang mengangkat sisi positif Banten memiliki peran strategis dalam membangun citra daerah sekaligus menghapus stigma negatif yang selama ini masih melekat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Banten memberikan dukungan terhadap berbagai inisiatif yang mempromosikan sejarah, budaya, pariwisata, serta kearifan lokal kepada masyarakat luas.

Menurut Andra, pendidikan karakter tidak selalu harus dilakukan melalui metode pembelajaran formal di ruang kelas. Cerita rakyat, legenda daerah, hingga kisah kepahlawanan lokal dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai kejujuran, gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta kecintaan terhadap budaya bangsa.

Sementara itu, Koordinator Lumbung Dongeng Nuswantara, Nugie, menjelaskan bahwa komunitas yang dipimpinnya memiliki visi menghadirkan platform pendidikan yang menyenangkan melalui film bertema dongeng. Film-film tersebut akan mengangkat nilai-nilai kehidupan, norma, dan kearifan lokal masyarakat Banten agar lebih mudah dipahami oleh anak-anak maupun masyarakat umum.

Tangsel Darurat Narkoba? Saat Penjaga Justru Tersandung Dugaan Kasus
Artikel Selanjutnya

Tangsel Darurat Narkoba? Saat Penjaga Justru Tersandung Dugaan Kasus

Diterbitkan: 28 Juli 2026, 19:37 WIB · Diperbarui: 28 Juli 2026, 19:37 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Hadapi Ancaman Digital, Pelajar Al-Hikmah Tangsel Dibekali Ketahanan Digital

Konten Redaksi Jumat, 18 September 2026 | 07:55 WIB

Andra Soni Dorong CKG Masif, Targetnya Bukan Angka tapi Warga Banten Sehat

Konten Redaksi Selasa, 1 September 2026 | 00:10 WIB

Tangsel Darurat Narkoba? Saat Penjaga Justru Tersandung Dugaan Kasus

Konten Redaksi Senin, 27 Juli 2026 | 11:44 WIB

Di Balik Layar @ceritangsel, Ada Minpam, Minde, dan Mincip yang Menemani Warga Tangerang Selatan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 22 Juli 2026 | 19:02 WIB

Dilema Ruang Publik: Menakar Tanggung Jawab Kampus di Tengah Arus Kemacetan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 2 Mei 2026 | 12:36 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel dan Kemenhub Lepas Peserta Mudik Gratis 2026

Konten Redaksi Selasa, 17 Maret 2026 | 12:25 WIB