Sabtu, 19 September 2026

TRADISI KAWALU SUKU BADUY

BAGIKAN:
TRADISI KAWALU SUKU BADUY
0
TRADISI KAWALU SUKU BADUY

Puasa dijalankan oleh seluruh warga Baduy yang telah dewasa, baik laki-laki maupun perempuan, sebagai bentuk penyucian diri, pengendalian hawa nafsu, serta ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Memasuki masa panen, masyarakat melaksanakan Tradisi Dibuat, yaitu tradisi memanen padi.

Panen diawali dari Huma Serang (ladang padi bersama) dan selanjutnya dilaksanakan di huma milik masing-masing keluarga. Kegiatan ini berlangsung selama tiga bulan, mengikuti tingkat kematangan padi di setiap huma, serta dikerjakan secara gotong royong oleh laki-laki dan perempuan.

Setelah seluruh panen selesai, masyarakat melaksanakan Ngalaksa, yaitu tradisi membuat laksa dari tepung beras yang berasal dari hasil panen sendiri.

Tradisi ini merupakan simbol rasa syukur atas hasil pertanian sekaligus bagian dari ritual adat yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Pencipta dan para leluhur.

Setelah seluruh rangkaian Bulan Kawalu berakhir, masyarakat memasuki Bulan Kapat  dan melaksanakan Seba Baduy selama tiga hari yang umumnya dimulai dari tanggal 5 sampai tanggal 7 Bulan Kapat atau mereka sebut bulan Sapar.

Dalam tradisi ini, para laki-laki dewasa berjalan kaki menuju pusat pemerintahan dengan membawa oleh-oleh  hasil bumi serta menyampaikan amanat masyarakat adat kepada  Gede (Kepala Daerah). Seba merupakan wujud penghormatan, ketaatan, serta upaya mempererat hubungan antara masyarakat adat Baduy dengan pemerintah.

Setelah prosesi Seba selesai, kawasan Baduy kembali dibuka bagi wisatawan untuk melaksanakan Saba Budaya Baduy, sehingga masyarakat luas dapat berkunjung dan mengenal lebih dekat kehidupan, adat istiadat, budaya, serta kearifan lokal masyarakat Baduy.

Perhutani Purwakarta Tanam Ribuan Pohon, Lestarikan Hutan
Artikel Selanjutnya

Perhutani Purwakarta Tanam Ribuan Pohon, Lestarikan Hutan

Diterbitkan: 27 Juli 2026, 00:41 WIB · Diperbarui: 27 Juli 2026, 00:41 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Semarak HUT RI ke-81 RI, Lapas Bandanaira Ikuti Lomba Gerak Jalan Cepat

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:39 WIB

4.000 Penari Guncang Padarincang, Festival Gabrugan Didorong Masuk KEN

Konten Redaksi Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Lapas Bandanaira Gelar Aksi Bersih Kemerdekaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Jaro dalam Struktur Adat Baduy

Konten Redaksi Selasa, 4 Agustus 2026 | 00:10 WIB

MEMAKNAI SEBA DALAM PERSPEKTIF ADAT BADUY

Konten Redaksi Jumat, 31 Juli 2026 | 11:23 WIB

TRADISI KAWALU SUKU BADUY

Konten Redaksi Senin, 27 Juli 2026 | 00:41 WIB

Perhutani Purwakarta Tanam Ribuan Pohon, Lestarikan Hutan

Konten Redaksi Rabu, 6 Mei 2026 | 14:40 WIB

Harmoni Multikultural di Era Digital: Dinamika Keberagaman Masyarakat Palangka Raya

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Jumat, 24 April 2026 | 20:13 WIB