Sabtu, 3 Oktober 2026

Guru Madrasah Kreatif! Insan Faisal Ibrahim Kembangkan Sistem Koreksi Otomatis Berbasis AI untuk AMBN

BAGIKAN:
Guru Madrasah Kreatif! Insan Faisal Ibrahim Kembangkan Siste...
0
Guru Madrasah Kreatif! Insan Faisal Ibrahim Kembangkan Sistem Koreksi Otomatis Berbasis AI untuk AMBN

Garut, 11 Mei 2026 - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin memberikan warna baru dalam dunia pendidikan. Teknologi yang dahulu dianggap rumit dan hanya digunakan di bidang tertentu, kini mulai dimanfaatkan oleh para pendidik untuk membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan penilaian di sekolah maupun madrasah. Hal tersebut dibuktikan oleh Insan Faisal Ibrahim, S.Pd., guru MIS AR-RAUDHOTUN NUR, yang berhasil memanfaatkan teknologi AI untuk menciptakan sistem koreksi otomatis khusus soal pilihan ganda dalam pelaksanaan Asesmen Madrasah Berstandar Nasional (AMBN). Inovasi ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya efektivitas dan objektivitas penilaian dalam dunia pendidikan. Sistem yang dikembangkan mampu membantu guru melakukan proses koreksi dengan lebih cepat, tepat, dan efisien, sehingga dapat mengurangi kemungkinan kesalahan dalam pemeriksaan hasil ujian siswa.

whatsapp-image-2026-05-11-at-090651-1.webp

Dikenal sebagai sosok guru yang aktif dan terus berinovasi, Insan Faisal Ibrahim memang memiliki semangat besar dalam mendorong kemajuan pendidikan madrasah. Baginya, dunia pendidikan harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman, terutama di tengah era digital yang semakin berkembang pesat. “Seorang guru harus benar-benar terus belajar, terlebih dengan perkembangan zaman yang identik dengan penggunaan teknologi. Guru tidak boleh berhenti berkembang, karena pendidikan masa depan membutuhkan pendidik yang mampu beradaptasi dengan perubahan,” ujar Insan Faisal Ibrahim.

Menurutnya, penggunaan AI bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat bantu yang dapat mempermudah pekerjaan pendidik dalam berbagai aspek, termasuk penilaian hasil belajar siswa. “Tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau belajar dan berusaha. Madrasah juga harus mampu menunjukkan bahwa lembaga pendidikan berbasis keagamaan bisa maju, modern, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi,” tambahnya.

Sistem koreksi otomatis yang dibuatnya menjadi salah satu solusi praktis dalam pelaksanaan ujian berbasis pilihan ganda. Guru cukup memasukkan data jawaban siswa, kemudian sistem akan secara otomatis melakukan pemeriksaan dan menampilkan hasil penilaian dengan cepat dan objektif. Selain menghemat waktu, sistem tersebut juga membantu guru untuk lebih fokus pada proses pembelajaran dan pembinaan karakter siswa dibanding harus menghabiskan banyak waktu untuk proses koreksi manual.

Insan Faisal Ibrahim berharap inovasi yang dibuatnya dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan lebih luas oleh para guru, khususnya di lingkungan madrasah. “Saya berharap sistem ini bisa menjadi langkah awal lahirnya inovasi-inovasi lain di dunia pendidikan. Jika teknologi dimanfaatkan dengan baik, maka akan sangat membantu guru dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada siswa,” ungkapnya.

Kehadiran inovasi berbasis AI di lingkungan madrasah menjadi bukti bahwa pendidikan Islam juga mampu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan yang mendidik dan humanis. Semangat untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi menjadi kunci penting dalam menciptakan pendidikan yang lebih maju dan berkualitas di masa depan.

Seompreng Harapan untuk Masa Depan Generasi Indonesia
Artikel Selanjutnya

Seompreng Harapan untuk Masa Depan Generasi Indonesia

Kontributor: Insan Faisal Ibrahim
Diterbitkan: 11 Mei 2026, 10:16 WIB · Diperbarui: 11 Mei 2026, 11:33 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

SDN Tapos 1 Cadasari Berbenah, Revitalisasi Telan Anggaran Rp888 Juta

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 01:18 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat di Lebak, Andra Soni Dorong Siswa Kejar Cita-cita

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 21:10 WIB

Florencia Kirana Wilman: Bukti bahwa Siswi SMK Juga Bisa Berprestasi

Konten dari Pengguna Cerita Rabu, 30 September 2026 | 04:17 WIB

Cegah Tawuran dan Narkoba, Polsek Pamarayan Beri Edukasi kepada 650 Pelajar

Konten Redaksi Selasa, 29 September 2026 | 11:30 WIB

Quizizz Mission: Inovasi Ulangan Harian Berbasis Stimulus untuk Mendukung Pembelajaran Berkualitas di Kelas X MPLB

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 26 September 2026 | 02:13 WIB

Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Carenang Edukasi Siswa SDN Binuang

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 18:23 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Edukasi Wudhu di Tengah Kemarau Ajarkan Siswa Bijak Menggunakan Air

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 07:38 WIB

Bangun Jiwa Technopreneur, Mahasiswa PK Terapkan Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK Sawunggalih

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 01:29 WIB