Sabtu, 3 Oktober 2026

Sistem Peringatan Dini Belum Optimal, Apa Kata BNPB?

BAGIKAN:
Sistem Peringatan Dini Belum Optimal, Apa Kata BNPB?
0
Sistem Peringatan Dini Belum Optimal, Apa Kata BNPB?
Sekretaris Utama BNPB, Dr. apt. Rustian, S.Si., M.Kes., memberikan sambutan dalam acara Pertemuan Ilmiah Kebencanaan ke-9 di UMY

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengakui masih adanya kesenjangan antara kualitas kebijakan penanggulangan bencana di tingkat nasional dengan implementasinya di daerah. Pengakuan tersebut disampaikan secara terbuka di hadapan akademisi, peneliti, dan praktisi kebencanaan dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-9 Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (6/5).

Sekretaris Utama BNPB, Dr. apt. Rustian, S.Si., M.Kes., menegaskan bahwa persoalan tersebut masih menjadi tantangan besar dalam tata kelola kebencanaan nasional.

“Kita masih menghadapi kesenjangan implementasi antara kebijakan yang baik di tingkat nasional dengan praktik di tingkat daerah,” ujar Rustian di hadapan peserta forum.

Sistem Peringatan Dini hingga Kapasitas Daerah Jadi Sorotan

Rustian menyebut setidaknya terdapat tiga persoalan utama yang menjadi akar kesenjangan tersebut. Pertama, sistem peringatan dini yang belum sepenuhnya terintegrasi secara end-to-end. Kedua, integrasi data risiko lintas sektor yang masih belum optimal. Ketiga, kapasitas pemerintah daerah yang dinilai masih lemah dalam melakukan respons darurat secara taktis dan operasional.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada rapuhnya layanan dasar pemerintah daerah ketika bencana terjadi.

Banjir dan longsor besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 disebut sebagai contoh nyata dari persoalan tersebut. Rustian menilai peristiwa itu menjadi pengingat bahwa risiko bencana di Indonesia kini bersifat sistemik dan multidimensi, terutama akibat interaksi berbagai ancaman yang diperparah oleh perubahan iklim.

“Kesiapan koordinasi di tingkat pusat tidak serta-merta meningkatkan kesiapan taktis dan operasional di tingkat daerah,” tegasnya.

Seleksi Direksi BSP Disorot: Hanya 2 Lolos, Langgar Aturan?
Artikel Selanjutnya

Seleksi Direksi BSP Disorot: Hanya 2 Lolos, Langgar Aturan?

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 6 Mei 2026, 15:01 WIB · Diperbarui: 6 Mei 2026, 15:01 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Andra Soni Sambut Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri: Sosok Tegas yang Humanis

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 19:36 WIB

FASI XIII di Banten, Dimyati Tekankan Peran Masjid Bentuk Generasi Qurani

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Dibangun Swadaya Warga, Jembatan Leuwi Kukuk Kini Resmi Digunakan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat di Lebak, Andra Soni Dorong Siswa Kejar Cita-cita

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 21:10 WIB

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Perkuat Roda Pemerintahan, Pemprov Banten Lantik 21 ASN

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:07 WIB