Senin, 5 Oktober 2026

Lapas Banjarmasin Kembangkan Pisang Cavendish di Lahan Rawa dengan Metode Planterbag

BAGIKAN:
Lapas Banjarmasin Kembangkan Pisang Cavendish di Lahan Rawa...
0
Lapas Banjarmasin Kembangkan Pisang Cavendish di Lahan Rawa dengan Metode Planterbag
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin mengembangkan budidaya pisang Cavendish di lahan rawa menggunakan metode planterbag. (Dok. Humas Ditjenpas)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Banjarmasin - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin berinovasi mengembangkan tanaman pisang Cavendish. Pengembangan ini dilakukan di lahan rawa area Sarana Asimilasi dan Edukasi 1 menggunakan metode planterbag.

Metode planterbag menjadi solusi untuk mengatasi genangan air di lahan basah. Dengan cara ini, akar tanaman tetap terjaga dari kelebihan air, sehingga kesuburan dan pertumbuhannya lebih terkontrol.

Penempatan tanaman juga dirancang strategis di titik-titik yang aman dari limpasan air saat pasang tinggi. Kegiatan penanaman pisang Cavendish ini dilaksanakan oleh Warga Binaan.

Mereka didampingi oleh Seksi Kegiatan Kerja sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian berbasis pertanian produktif. Petugas Giatja, Yoga Primajaya, menjelaskan bahwa pendekatan ini bukan sekadar menanam, tetapi juga mengajarkan adaptasi terhadap kondisi alam.

"Kami tidak melawan alam, tapi belajar membaca ritmenya. Dengan planterbag, pisang Cavendish tetap bisa tumbuh subur meski berada di lahan rawa. Ini jadi pengalaman berharga bagi Warga Binaan dalam mengelola lahan marginal," ujarnya pada Kamis (2/4/2026). Senada dengan itu, Kepala Seksi Giatja, Bagus Paras Etika, menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bentuk optimalisasi lahan yang sebelumnya kurang produktif.

"SAE 1 kita dorong menjadi pusat pembelajaran sekaligus produksi. Dengan metode ini, lahan rawa yang dulunya dianggap terbatas justru bisa dimanfaatkan maksimal dan bernilai ekonomi," jelasnya. Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menekankan pentingnya inovasi dalam pembinaan Warga Binaan.

"Kami ingin Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga pulang membawa keterampilan nyata. Pengembangan pisang Cavendish ini adalah bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berdaya dan mandiri," pungkas Akhmad Herriansyah.

***

Lapas Tanjung Gelar Khataman Al-Qur'an, Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan
Artikel Selanjutnya

Lapas Tanjung Gelar Khataman Al-Qur'an, Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Penulis: Herfa Al Jihad
Diterbitkan: 2 April 2026, 11:27 WIB
Sumber: Rilis

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tertib dan Aman, Polda Banten Apresiasi Peserta Penyampaian Aspirasi

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 23:29 WIB

PN Bandung Tolak Praperadilan Wabup Indramayu, Status Tersangka Tetap Sah

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Tak Sekadar Catat Identitas, Lapas Cianjur Petakan Kebutuhan Warga Binaan

Konten Redaksi Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Bongkar Sampai Akar! Mahasiswa Soroti 52 Juta Batang Rokok Ilegal di Merak

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 13:28 WIB

BPOM Bongkar Gudang Produk Ilegal di Tangerang, 459 Ribu Produk Diamankan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Polres Serang Respons Keluhan Debu PT Yanfa, Fakta Lapangan Akan Didalami

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Lapas Bandanaira Lakukan Pengawasan dan Penertiban Barang serta Fasilitas Kamar Hunian

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 30 September 2026 | 14:56 WIB