Warga Binaan Kristiani Lapas Banjarmasin Dikuatkan Lewat Ibadah Ciptaan Baru
"Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai spiritual dan membangun kesadaran diri Warga Binaan," jelas Gilang Wisnuwardhana. Salah satu Warga Binaan, Mulyadi, turut membagikan kesannya setelah mengikuti ibadah.
Ia merasa memulai hari dengan berserah kepada pimpinan Roh Kudus.
"Saya memulai hari dengan berserah kepada pimpinan Roh Kudus, bukan lagi diperhamba oleh keinginan daging," ungkap Mulyadi.
Lapas Banjarmasin terus menghadirkan pembinaan kerohanian yang memperkuat iman. juga membangun kesadaran spiritual Warga Binaan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.
"Ini adalah transformasi total, bukan sekadar perbaikan moral, melainkan menuju identitas baru yang serupa dengan Kristus," tutup Pembina Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin, Kartika Candra Purba.
***