Ikuti Kami
Sabtu, 4 Juli 2026 Versi Web

Kementan Genjot Hilirisasi Pertanian untuk Biofuel dan Bioetanol, Dorong Kemandirian Energi

Penulis: Redaksi
Senin, 30 Maret 2026 | 14:00 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Jakarta - Kementerian Pertanian mempercepat hilirisasi sektor pertanian. Langkah ini dilakukan melalui penguatan biofuel dan bioetanol sebagai strategi menuju kemandirian energi nasional.

Percepatan ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi dinamika geopolitik global. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan hilirisasi menjadi fokus utama pemerintah.

"Pada saat kita rapat minggu lalu sebelum Presiden bertolak ke Jepang dan Korea Selatan, beliau sampaikan kita melakukan akselerasi hilirisasi," kata Mentan Amran.

Ia menyampaikannya usai rapat hilirisasi bersama BUMN Pangan di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, pada Senin (30/3/2026).

Amran menambahkan, "Yang pertama, untuk sektor pertanian hilirisasi biofuel di saat kondisi geopolitik yang memanas, kita butuh langkah cepat." Menurutnya, setelah sektor pangan dinilai kuat, pemerintah kini mengarahkan langkah pada kemandirian energi.

"Pangan selesai. Jadi alhamdulillah bulan suci Ramadan bukan harga beras yang menjadi penyumbang inflasi," ucap Amran.

Ia juga menyebut janji Presiden untuk menyetop impor solar digantikan biofuel sawit B50 sebanyak 5,3 juta ton. Selain biofuel, Kementan juga mendorong pengembangan bioetanol sebagai sumber energi baru berbasis pertanian melalui program E20.

"Yang ketiga, mimpi kita E20. Apa itu E20? Etanol dan campuran bensin. Dari mana? Jagung, ubi kayu, dan tebu. Semua bisa tumbuh di Indonesia," jelasnya. Indonesia memiliki potensi bahan baku bioetanol yang besar, termasuk dari produk samping industri gula.

Penulis: Redaksi
Senin, 30 Maret 2026 | 14:00 WIB
Sumber: Rilis
Artikel Selanjutnya

Gubernur Andra Soni Ajak Diaspora Kolaborasi Percepat Ekonomi Banten

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Kementan Genjot Hilirisasi Pertanian untuk Biofuel dan Bioetanol, Dorong Kemandirian Energi

Bagikan artikel ini melalui