DISTRIKBANTENNEWS.COM, Banjarnegara - Warga Binaan Pemasyarakatan di Rutan Kelas IIB Banjarnegara tetap menjaga semangat ibadah setelah bulan suci Ramadan berakhir. Kebiasaan positif yang telah terbentuk selama Ramadan terus dipertahankan sebagai bagian dari proses pembinaan kepribadian.
Sejumlah kegiatan keagamaan seperti pengajian rutin, tadarus Al-Qur’an, dan sholat berjemaah masih dilaksanakan secara konsisten oleh para warga binaan. Aktivitas ini menunjukkan bahwa nilai-nilai spiritual yang ditanamkan selama Ramadan memberikan dampak berkelanjutan.
Kegiatan keagamaan tersebut berjalan tertib dan terjadwal berkat pendampingan petugas rutan. tidak hanya meningkatkan keimanan, tetapi juga membentuk kedisiplinan serta kebersamaan antar warga binaan.
Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menyampaikan perubahan positif pasca-Ramadan menjadi indikator keberhasilan pembinaan di dalam rutan.
"Ramadan menjadi titik awal pembentukan kebiasaan baik," ujar Dodik Harmono.
Ia berharap semangat tersebut terus dijaga agar warga binaan dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari. Dodik menambahkan, pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan akan terus diperkuat.
Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari pembentukan karakter warga binaan agar lebih disiplin, bertanggung jawab, dan siap kembali ke masyarakat. Salah satu warga binaan berinisial A.H mengungkapkan kebiasaan selama Ramadan memberikan dampak yang sangat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
"Selama Ramadan kami terbiasa mengaji, sholat berjemaah, dan ikut pengajian," ungkap A.H. "Setelah Ramadan selesai, kami tetap ingin melanjutkannya karena membuat hati lebih tenang dan pikiran lebih terarah."
"Melalui keberlanjutan kebiasaan positif ini, kami berharap warga binaan tidak hanya mengalami perubahan selama Ramadan," tutup Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono.
"Namun juga mampu menjadikannya sebagai bagian dari pola hidup yang lebih baik ke depannya."
***