Selasa, 6 Oktober 2026

Lapas Tual Gelar Ibadah Jalan Salib, Perkuat Mental Warga Binaan Katolik

BAGIKAN:
Lapas Tual Gelar Ibadah Jalan Salib, Perkuat Mental Warga Bi...
0
Lapas Tual Gelar Ibadah Jalan Salib, Perkuat Mental Warga Binaan Katolik
Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Tual mengikuti ibadah Jalan Salib yang khidmat untuk memperkuat mental spiritual mereka. (Dok. Humas Ditjenpas)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Tual - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tual menggelar ibadah Jalan Salib bagi Warga Binaan beragama Katolik. Kegiatan ini berlangsung khidmat di dalam area Lapas pada Jumat (27/3/2026).

Ibadah tersebut bertujuan memperkuat mental spiritual Warga Binaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi instrumen penting dalam proses reintegrasi sosial mereka.

Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, menjelaskan bahwa pembinaan rohani adalah fondasi utama. Ini penting sebelum Warga Binaan kembali ke tengah masyarakat.

"Ibadah Jalan Salib ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momen bagi Warga Binaan untuk merefleksikan kesalahan masa lalu dan membangun tekad baru," ujar Nurchalis Nur.

Ia menambahkan, individu yang pulih secara spiritual akan lebih siap diterima kembali oleh masyarakat. Kepala Seksi Binadik Lapas Tual, Keneth Huwae, menyebut program ini bagian dari kurikulum pembinaan kepribadian yang terukur.

"Kami mengintegrasikan nilai-nilai pengorbanan dan kesabaran dari makna Jalan Salib ke dalam pola pembinaan harian," jelas Keneth Huwae. Fokus program ini adalah memastikan setiap Warga Binaan memiliki ketahanan mental dan perubahan perilaku yang signifikan.

Prosesi ibadah dipandu oleh Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara, Diana. Ia menekankan pentingnya pertobatan sejati bagi para Warga Binaan.

Kegiatan yang diikuti dengan penuh antusias ini diharapkan mampu menekan angka residivisme. Selain itu, diharapkan juga dapat menciptakan lingkungan Lapas yang lebih harmonis melalui pendekatan humanis berbasis keagamaan.

"Jalan Salib adalah simbol perjalanan menuju pemulihan. Kami mendampingi mereka agar memahami bahwa meski raga terbatas di balik jeruji, jiwa mereka harus merdeka dari belenggu dosa dan kesalahan," tutup Diana.

***

Rutan Rantau Panen Tiga Kilogram Sawi, Optimalkan Lahan Terbatas untuk Ketahanan Pangan
Artikel Selanjutnya

Rutan Rantau Panen Tiga Kilogram Sawi, Optimalkan Lahan Terbatas untuk Ketahanan Pangan

Penulis: Herfa Al Jihad
Diterbitkan: 27 Maret 2026, 11:52 WIB
Sumber: Rilis

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tertib dan Aman, Polda Banten Apresiasi Peserta Penyampaian Aspirasi

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 23:29 WIB

PN Bandung Tolak Praperadilan Wabup Indramayu, Status Tersangka Tetap Sah

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Tak Sekadar Catat Identitas, Lapas Cianjur Petakan Kebutuhan Warga Binaan

Konten Redaksi Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Bongkar Sampai Akar! Mahasiswa Soroti 52 Juta Batang Rokok Ilegal di Merak

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 13:28 WIB

BPOM Bongkar Gudang Produk Ilegal di Tangerang, 459 Ribu Produk Diamankan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Polres Serang Respons Keluhan Debu PT Yanfa, Fakta Lapangan Akan Didalami

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Lapas Bandanaira Lakukan Pengawasan dan Penertiban Barang serta Fasilitas Kamar Hunian

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 30 September 2026 | 14:56 WIB