DISTRIKBANTENNEWS.COM, Kotabaru - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabaru mengikuti pembinaan kemandirian keterampilan menjahit. Program ini bertujuan membekali mereka keahlian produktif selama menjalani masa pidana.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kegiatan kerja Lapas Kotabaru pada Rabu lalu (14/1/2026). Pembinaan ini menjadi bagian dari program berkelanjutan yang fokus pada peningkatan keterampilan kerja dan kemandirian Warga Binaan.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menjelaskan bahwa keterampilan menjahit memiliki nilai manfaat jangka panjang.
“Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal bagi Warga Binaan setelah selesai menjalani masa pidana, sehingga mampu mandiri dan memiliki daya saing,” ujar Doni Handriansyah.
Ia menambahkan, pembinaan kemandirian tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Undang-undang itu menekankan pembinaan melalui pengembangan keterampilan kerja dan produktivitas.
Lapas Kotabaru terus mendorong pelaksanaan program keterampilan yang aplikatif dan bernilai guna. Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan mendapatkan pelatihan mulai dari pengenalan alat dan mesin jahit.
Mereka juga diajarkan teknik dasar menjahit hingga pembuatan produk sederhana. Proses pembinaan dilakukan secara bertahap dengan pendampingan petugas sebagai instruktur.
Salah satu Warga Binaan berinisial A, yang tergabung dalam Pokja Menjahit, mengaku memperoleh pengalaman dan keterampilan baru.
“Dengan belajar menjahit, saya lebih percaya diri karena memiliki keterampilan yang bisa digunakan untuk bekerja atau membuka usaha mandiri setelah bebas nanti,” ungkap Warga Binaan inisial A.
"Melalui pembinaan kemandirian menjahit, Lapas Kotabaru berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. guna mempersiapkan Warga Binaan agar siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat," tutup Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah.
***