Edy menambahkan, nilai disiplin, kejujuran, dan empati sosial yang dilatih selama Ramadhan harus menjadi fondasi kehidupan sehari-hari. Ia kemudian mengaitkan nilai-nilai spiritual tersebut dengan realitas ekonomi nasional.
Menurutnya, struktur ekonomi Indonesia masih bertumpu pada sektor primer seperti pertanian dan pertambangan.
“Struktur ekonomi kita belum bertransformasi secara optimal ke sektor industri dan jasa. Ini yang membuat kita berisiko tetap berada di kategori negara berpendapatan rendah,” tutup Prof.
Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec.
***