Siswa MTsN 4 Bantul Ikuti Pelatihan Manasik Haji di Pusdiklat DIY
DISTRIKBANTENNEWS.COM, Yogyakarta - Siswa kelas VIII MTsN 4 Bantul mengikuti pelatihan manasik haji pada Rabu lalu (4/2/2026) lalu. Kegiatan ini berlangsung di PusDikLat Haji dan Umrah PWA Daerah Istimewa Yogyakarta, Tamanan, Banguntapan, Bantul.
Pelatihan tersebut bertujuan agar para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat mempraktikkan ibadah haji secara langsung. Guru-guru MTsN 4 Bantul turut membimbing, dengan Sumarno dari LPHU PDM Bantul sebagai pembimbing utama.
Kepala MTsN 4 Bantul, Sugeng Muhari, menyampaikan dalam sambutannya bahwa ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam. Ibadah ini wajib dilaksanakan bagi umat Islam yang mampu.
Dalam pelatihan, siswa mempraktikkan tata cara manasik haji Tamattu’. Jenis haji ini paling banyak dilaksanakan oleh jemaah Indonesia.
Simulasi dimulai dengan pelaksanaan umrah, dilanjutkan tahallul. Kemudian, siswa kembali mengenakan ihram untuk berhaji pada 8 Dzulhijjah.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan edukatif. Salah satu siswa menanyakan makna di balik ritual melempar jumrah.
Menanggapi pertanyaan itu, Sumarno menjelaskan bahwa melempar jumrah adalah bagian wajib ibadah haji. Ritual ini berfungsi sebagai simbol penolakan terhadap godaan setan.
Ia juga mengisahkan Nabi Ibrahim AS yang melempar batu ke arah setan. Peristiwa itu terjadi ketika Nabi Ibrahim diperintah Allah SWT untuk menyembelih Nabi Ismail AS.
Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan manasik haji. Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa memperoleh pengetahuan, pemahaman spiritual, dan kecintaan terhadap salah satu ibadah besar dalam Islam.
"Dengan latihan ini, pemahaman siswa tentang ibadah haji menjadi lebih utuh. Semoga kelak mereka benar-benar diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji,” pungkas Sugeng Muhari.
***