Sabtu, 3 Oktober 2026

Guru MTs Ungkap Tantangan Pendidikan: Kurikulum Merdeka, Kesenjangan Digital, dan Literasi Siswa

BAGIKAN:
Guru MTs Ungkap Tantangan Pendidikan: Kurikulum Merdeka, Kes...
0
Guru MTs Ungkap Tantangan Pendidikan: Kurikulum Merdeka, Kesenjangan Digital, dan Literasi Siswa
Seorang guru Madrasah Tsanawiyah berbagi pandangannya mengenai tantangan pendidikan di Indonesia, termasuk adaptasi Kurikulum Merdeka. (Dok. Ist)

Seorang guru Madrasah Tsanawiyah membagikan refleksinya mengenai kondisi pendidikan di Indonesia. Ia menilai sistem yang ada belum optimal mendukung potensi siswa, meskipun mereka cerdas dan kritis.

Pandangan tersebut muncul dari pengalaman mengajar di ruang kelas sederhana. Guru ini melihat langsung wajah masa depan bangsa dan menyoroti beberapa tantangan utama.

Salah satu tantangan adalah adaptasi terhadap Kurikulum Merdeka. Guru MTs tersebut mengakui adanya harapan besar terhadap kurikulum ini untuk pembelajaran yang lebih fleksibel dan bermakna.

Namun, implementasinya di lapangan tidak semudah yang dibayangkan. Guru harus menyusun ulang modul ajar dan menghadapi tumpukan administrasi.

Pelatihan Kurikulum Merdeka juga belum semua didapatkan guru secara merata. Di sekolah berbasis madrasah seperti MTs, penyesuaian harus dilakukan dengan karakteristik keagamaan lembaga.

Perubahan ini membutuhkan waktu, pendampingan, serta kejelasan arah. Kesenjangan digital juga menjadi isu nyata di ruang kelas.

Ada siswa yang sudah terbiasa membuat presentasi dengan laptop dan internet stabil di rumah. Di sisi lain, banyak siswa masih harus meminjam gawai orang tua atau menunggu ayahnya pulang kerja untuk mengerjakan tugas.

Kondisi ini menunjukkan bahwa transformasi digital pendidikan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi masih berjalan lambat. Dampak kelambatan ini terlihat di kelas-kelas kecil.

Selain itu, literasi siswa dinilai masih rapuh. Guru MTs itu pernah mendapati banyak siswa kesulitan menangkap inti bacaan setelah diminta membaca satu halaman teks.

***

LAZIS Nurul Falah dan BKPRMI Jatim Kirim Ratusan Paket Sembako ke Guru Ngaji Aceh Tamiang
Artikel Selanjutnya

LAZIS Nurul Falah dan BKPRMI Jatim Kirim Ratusan Paket Sembako ke Guru Ngaji Aceh Tamiang

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 17 Maret 2026, 21:56 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB
Sumber: Rilis

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

SDN Tapos 1 Cadasari Berbenah, Revitalisasi Telan Anggaran Rp888 Juta

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 01:18 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat di Lebak, Andra Soni Dorong Siswa Kejar Cita-cita

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 21:10 WIB

Florencia Kirana Wilman: Bukti bahwa Siswi SMK Juga Bisa Berprestasi

Konten dari Pengguna Cerita Rabu, 30 September 2026 | 04:17 WIB

Cegah Tawuran dan Narkoba, Polsek Pamarayan Beri Edukasi kepada 650 Pelajar

Konten Redaksi Selasa, 29 September 2026 | 11:30 WIB

Quizizz Mission: Inovasi Ulangan Harian Berbasis Stimulus untuk Mendukung Pembelajaran Berkualitas di Kelas X MPLB

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 26 September 2026 | 02:13 WIB

Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Carenang Edukasi Siswa SDN Binuang

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 18:23 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Edukasi Wudhu di Tengah Kemarau Ajarkan Siswa Bijak Menggunakan Air

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 07:38 WIB

Bangun Jiwa Technopreneur, Mahasiswa PK Terapkan Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK Sawunggalih

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 01:29 WIB