Ikuti Kami
Senin, 5 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Haidar Alwi Soroti Peran Polri

Penulis: Redaksi
Rabu, 11 Maret 2026 | 21:09 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Polisi tidak hanya hadir ketika kejahatan terjadi, tetapi juga bekerja setiap hari agar kejahatan itu tidak sempat berkembang. Jika dilihat lebih dekat, kehidupan aparat di lapangan sebenarnya jauh dari gambaran yang sering muncul di media sosial. Polisi bekerja dalam ritme yang tidak mengenal jam kerja konvensional.

Mereka bertugas ketika masyarakat tidur, berjaga ketika orang lain beristirahat, dan sering kali meninggalkan keluarga demi menjalankan tugas negara. Pada bulan Ramadhan misalnya, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, berbuka puasa bersama keluarga, dan melaksanakan salat tarawih tanpa gangguan. Namun di saat yang sama, ada polisi yang berjaga di jalan, mengatur lalu lintas di sekitar masjid, dan memastikan kegiatan masyarakat berlangsung aman.

"Dalam psikologi moral ada konsep prosocial duty," ujar Haidar Alwi. Rabu, (11/3/26). Melalui siaran persnya.

Ia menyebut, ini adalah dorongan seseorang untuk melindungi kepentingan orang lain meskipun harus mengorbankan kenyamanan pribadi. Profesi kepolisian berdiri di atas prinsip itu, bekerja agar masyarakat dapat hidup dengan rasa aman.

Pengabdian seperti ini jarang menjadi berita utama. Polisi hadir saat terjadi bencana alam, membantu evakuasi korban kecelakaan, hingga meredam konflik sosial di masyarakat. Banyak keberhasilan seperti ini tidak pernah masuk ke ruang pemberitaan, tetapi justru di situlah stabilitas masyarakat dijaga.

Sejak Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjabat Kapolri pada tahun 2021, Polri diarahkan melalui konsep Presisi. Konsep Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan ini bertujuan membangun kepolisian yang lebih profesional dan modern.

Pendekatan ini menegaskan bahwa keberhasilan kepolisian tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang ditangani. Namun juga dari kemampuan mencegah masalah sebelum terjadi. Dalam manajemen keamanan modern, pencegahan selalu dianggap sebagai strategi paling efektif untuk menjaga stabilitas masyarakat.

"Kepercayaan publik terhadap aparat keamanan tidak lahir dalam satu hari," tegas Haidar Alwi. Ia menambahkan, kepercayaan itu tumbuh dari konsistensi, transparansi, dan keberanian untuk terus memperbaiki diri.

Penulis: Redaksi
Rabu, 11 Maret 2026 | 21:09 WIB
Artikel Selanjutnya

Korsabhara Baharkam Polri Bagikan 500 Paket Takjil, Peringati Hari Jadi ke-74

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Haidar Alwi Soroti Peran Polri

Bagikan artikel ini melalui