Jumat, 2 Oktober 2026

Gubernur Mahyeldi Letakkan Batu Pertama Relokasi SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie

BAGIKAN:
Gubernur Mahyeldi Letakkan Batu Pertama Relokasi SMKN 1 Sasa...
0
Gubernur Mahyeldi Letakkan Batu Pertama Relokasi SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie
Gubernur Mahyeldi Ansharullah meletakkan batu pertama pembangunan relokasi SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie di Kabupaten Pasaman Barat. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Mahyeldi Letakkan Batu Pertama Relokasi - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meletakkan batu pertama pembangunan relokasi SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie. Kegiatan ini berlangsung di Kabupaten Pasaman Barat pada Rabu (11/3/2026).

Pembangunan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Sumbar. Tujuannya untuk memperluas akses pendidikan kejuruan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Relokasi SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie adalah bagian dari implementasi kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi. Kerja sama ini melibatkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Program ini dijalankan melalui Program Revitalisasi SMK Tahun 2026. Mahyeldi menjelaskan, pembangunan ini bukan sekadar memindahkan bangunan sekolah.

Ini adalah upaya memperkuat kualitas pendidikan vokasi. Tujuannya agar lulusan mampu menjawab tantangan dunia kerja di masa depan.

"Kita menyadari bahwa tantangan zaman menuntut lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam keterampilan,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan, Pemprov Sumbar memiliki komitmen kuat dalam memajukan pendidikan vokasi. Salah satunya dengan memperluas akses pendidikan kejuruan.

Langkah ini diharapkan semakin banyak generasi muda dapat melanjutkan pendidikan di SMK.

“Kita menargetkan Angka Partisipasi Kasar SMK mencapai sekitar 30 persen. Artinya kesempatan belajar harus semakin terbuka bagi anak-anak di seluruh daerah, termasuk di Sasak Ranah Pasisie ini,” kata Gubernur Sumbar.

Selain memperluas akses, Pemprov Sumbar juga terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Caranya melalui penguatan kemampuan literasi dan numerasi siswa.

Peningkatan mutu pembelajaran di sekolah juga menjadi fokus utama. Keberhasilan pendidikan vokasi juga diukur dari sejauh mana lulusan SMK dapat terserap di dunia kerja.

***

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Untirta
Artikel Selanjutnya

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Untirta

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 11 Maret 2026, 22:36 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

SDN Tapos 1 Cadasari Berbenah, Revitalisasi Telan Anggaran Rp888 Juta

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 01:18 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat di Lebak, Andra Soni Dorong Siswa Kejar Cita-cita

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 21:10 WIB

Florencia Kirana Wilman: Bukti bahwa Siswi SMK Juga Bisa Berprestasi

Konten dari Pengguna Cerita Rabu, 30 September 2026 | 04:17 WIB

Cegah Tawuran dan Narkoba, Polsek Pamarayan Beri Edukasi kepada 650 Pelajar

Konten Redaksi Selasa, 29 September 2026 | 11:30 WIB

Quizizz Mission: Inovasi Ulangan Harian Berbasis Stimulus untuk Mendukung Pembelajaran Berkualitas di Kelas X MPLB

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 26 September 2026 | 02:13 WIB

Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Carenang Edukasi Siswa SDN Binuang

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 18:23 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Edukasi Wudhu di Tengah Kemarau Ajarkan Siswa Bijak Menggunakan Air

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 07:38 WIB

Bangun Jiwa Technopreneur, Mahasiswa PK Terapkan Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK Sawunggalih

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 01:29 WIB